Langgar PPKM Darurat, Warga Surabaya Digiring ke Pemakaman Covid-19

Menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 tahun 2021 dan SK Gubernur Jawa Timur tentang PPKM darurat. Pemerintah Kota Surabaya bersama tim gabungan dari TNI-Polri menggelar operasi protokol kesehatan pada Sabtu (3/7/2021).

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya berharap kepada masyarakat terutama anak-anak muda untuk menjaga daya tahan imunnya dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Pemerintah Surabaya juga memberikan sanksi kepada pelanggar, yang jika sampai pukul 20.00 WIB masih ada orang yang duduk-duduk diwarung, mereka akan diciduk karena melanggar Immendagri.

“Jadi, kalau nanti ada yang melanggar, akan kita bawa ke makam Keputih untuk melihat berapa banyak orang Surabaya yang sudah meninggal karena kelalaiannya tidak menjalankan protokol kesehatan,” ujar Eri Cahyadi.


Dengan cara ini, Eri juga berharap supaya mereka sadar bahwa kondisi Surabaya sedang genting.

Setelah diperlihatkan pemakaman Covid-19 di TPU Keputih, mereka akan dibawa ke lingkungan pondok sosial dan baru pada keesokan harinya dites swab untuk memastikan apakah dia terpapar virus atau tidak. “Jadi, ayo kita disiplin menjaga prokes ini. Saya nitip betul kepada warga Surabaya,” ujarnya.(Sof.Foto.Istimewa)

Related posts