Mangrove Maros Tersebar di 4 Kecamatan

Maros,GPriority.co.id-Upaya untuk memulihkan ekosistem mangrove yang mengalami degradasi, terus dilakukan melalui berbagai cara oleh Pemerintah Indonesia. Selain dilakukan sendiri, pemulihan juga dilakukan dengan melibatkan banyak pihak dari dalam dan luar negeri seperti yang dilakukan oleh Pemprov Sulawesi Selatan dengan menggandeng PT.Pelindo.

Kegiatan bertema ‘Taman Mangrove, Bangun Ekonomi Pesisir’ ini dilaksanakan PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), dilakukan di dua titik lokasi di Kabupaten Maros, yaitu di Desa Marana seluas 13 Ha dan di Kurri Caddi seluas 18 Ha.

Menurut Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman , dipilihnya dua desa di dua kecamatan tersebut dikarenakan PT. Pelindo sebagai mitra kerja Sulsel melihat banyak sungai dan pantai yang harus ditanami mangrove. Sehingga tidak menimbulkan terjadinya abrasi. ” Untuk Kurri Cadi, ini yang ke-2 kalinya penanaman dilakukan, PT.Pelindo melihat masih banyak lahan yang harus ditanam Mangrove kembali,” kata Andi.

Penanaman mangrove di dua desa tersebut dilakukan pada Jum’at (19/8/2022) dan dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI Siti Nurbaya Bakar, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Sakti Wahyu Trenggono.

Adapun jumlah batang mangrove yang ditanam di dua desa tersebut sebanyak 559.000 batang mangrove.

” Ditanamnya mangrove di 2 tempat tersebut membuat titik Mangrove di Maros makin bertambah,” jelas Nurhaeda Rasyid pengelola Desa Wisata Maranna.

Sekedar informasi, kabupaten Maros memiliki luas lahan Mangrove sebesar 457,75 ha yang tersebar di Kecamatan Marusu (197,43 ha), Kecamatan Maros Baru (79,51 ha), Lau (88,21 ha) dan Bontoa (92,60 ha). Dari 4 kecamatan yang menanam mangrove ada beberapa desa yang menjadikannya sebagai destinasi wisata seperti:

1.Mangrove Borongkalukua (Dusun Borongkalukua, Desa Borimasunggu, Kec.Maros Baru)
2. Mangrove kuri caddi (Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu)
3.Mangrove marranu (Desa Marranu, Kecamatan Lau)
4.Mangrove muara sungai kuri lompo (Desa Borimasunggu,Kecamatan Marusu)
5.Mangrove binangka sangkara (Desa Ampekale,Kecamatan Bontoa).(Hs.Foto.Dok.pribadi)