Jakarta, GPriority.co.id – Ramadan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Muslim yang dianggap sebagai bulan paling suci bagi umat Islam.
Selama bulan Ramadan, umat Muslim berpuasa dari subuh hingga senja, hanya makan dan minum sebelum matahari terbit dan setelah matahari terbenam.
Bulan Ramadan dimulai dan berakhir dengan terlihatnya bulan sabit yang paling kecil, tepat setelah bulan baru. Tanggalnya berubah setiap tahun karena kalender Islam mengikuti fase-fase bulan.
Ramadan dimulai sehari setelah munculnya bulan sabit baru, yang sulit dilihat karena hanya terlihat selama sekitar 20 menit. Ketika kabut atau awan menghalangi penglihatan dengan mata telanjang, perhitungan bulan digunakan untuk mengetahui keberadaannya.
Tahun ini, Ramadan dimulai saat matahari terbenam pada tanggal 17 Februari dan akan berakhir setelah matahari terbenam pada tanggal 19 Maret dengan perayaan Idul Fitri.
Makna Ramadan berasal dari kepercayaan bahwa pada bulan inilah Al-Quran pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad melalui wahyu ilahi. Sejak saat itu, periode ini ditandai sebagai titik balik dalam sejarah Islam, menjadikan Ramadan sebagai waktu untuk refleksi spiritual yang mendalam, pengabdian, dan pembaharuan bagi umat Muslim di seluruh dunia.
Selama periode ini, semua Muslim dewasa yang mampu secara fisik berpuasa dari subuh (sahur) hingga maghrib (buka puasa). Ketika puasa dimulai, mereka menahan diri dari mengonsumsi makanan dan minuman, termasuk merokok dan hubungan suami istri, selama siang hari, yang biasanya berlangsung selama 12 hingga 15 jam tergantung lokasi.
Puasa dalam Islam selama Ramadan ditandai sebagai salah satu dari Lima Rukun Islam, yang menandai ibadah inti dan penting yang membentuk iman dan praktik seorang Muslim. Selain menahan diri secara fisik, puasa dimaksudkan untuk mendorong kerendahan hati, kesabaran, disiplin diri, dan empati terhadap mereka yang kurang beruntung.
Ramadan juga merupakan waktu untuk meningkatkan doa dan ibadah. Umat Muslim melaksanakan salat tambahan di malam hari yang disebut Tarawih dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk membaca dan merenungkan Al-Quran.
Banyak yang berlomba-lomba untuk menyelesaikan pembacaan Al-Quran secara penuh selama bulan tersebut. Amal kebajikan sangat ditekankan, karena memberi kepada fakir miskin dan membantu orang lain dipandang sebagai cara untuk membersihkan kekayaan dan memperkuat spiritual.
