Mengapa Deteksi Dini Jadi Alat Paling Ampuh Untuk Selamatkan Diri Dari Kanker?

Ilustrasi seorang pengidap kanker/Foto : Dok. Freepik Ilustrasi seorang pengidap kanker/Foto : Dok. Freepik

Jakarta, GPriority.co.id – Hari Kanker Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 4 Februari untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di seluruh dunia tentang kanker.

Hari Kanker Sedunia juga menyoroti pentingnya deteksi dini, pencegahan, dan mendorong akses terhadap pengobatan dan perawatan. Selain itu, lewat peringatan ini juga turut membantu menyatukan individu, komunitas, dan pemerintah di seluruh negeri untuk mengambil tindakan terhadap salah satu penyebab utama kematian di dunia.

Perlu diketahui, diagnosis dini tetap menjadi senjata terkuat melawan kanker, membantu orang untuk berjuang di tahap awal. Jika terdeteksi lebih awal, pengobatan akan lebih efektif, kurang agresif, dan tingkat kelangsungan hidup meningkat. Kesadaran akan gejala, pemeriksaan tepat waktu, dan akses ke pengobatan berbasis bukti dapat mengubah hasil di berbagai populasi, mengurangi komplikasi dan mendukung pemulihan yang lebih cepat.

Sebagaimana dilansir dari WIO News, Dr. Harjot Kaur Bajwa, Konsultan Senior Onkologi Radiasi di American Oncology Institute, Hyderabad, mencoba menekankan pentingnya deteksi dini dan menyoroti manfaat yang lebih luas.

Ia menyatakan bahwa ketika kanker diidentifikasi pada stadium awal, seringkali terbatas pada area tertentu, sehingga lebih responsif terhadap pengobatan dan mengurangi kebutuhan akan terapi agresif.

ā€œKetika kanker didiagnosis pada stadium awal, seringkali kanker tersebut masih terlokalisasi, sehingga jauh lebih responsif terhadap pengobatan dan secara signifikan meningkatkan peluang kelangsungan hidup jangka panjang. Kanker stadium awal biasanya membutuhkan terapi yang kurang agresif, membantu pasien menghindari tekanan fisik dan efek samping jangka panjang yang umumnya terkait dengan penyakit stadium lanjut,ā€ katanya.

“Diagnosis tepat waktu juga memungkinkan dokter untuk merencanakan pengobatan dengan cara yang lebih terstruktur, tepat, dan personal, mengurangi komplikasi dan mendukung pemulihan yang lebih cepat. Yang terpenting, ketika kanker terdeteksi sejak dini, teknologi pengobatan canggih dapat digunakan secara maksimal. Radioterapi modern, misalnya, dapat diberikan dengan presisi tinggi dan gangguan minimal—secara efektif menargetkan tumor sambil melindungi jaringan sehat dan memungkinkan pasien untuk mempertahankan rutinitas harian mereka,” tambah Dr. Harjot Kaur Bajwa.

Ia menyatakan bahwa deteksi dini membantu mengurangi stres emosional dan beban finansial, menggeser perawatan kanker dari manajemen krisis ke intervensi proaktif. Bajwa menambahkan lebih lanjut bahwa konsultasi medis tepat waktu dan pemeriksaan rutin dapat menyelamatkan orang dari penyakit yang mengancam jiwa.

“Dari perspektif pasien, deteksi dini mengurangi tekanan emosional dan beban finansial, karena masa rawat inap yang lama dan intervensi kompleks seringkali dapat dihindari. Yang terpenting, hal ini menggeser perawatan kanker dari manajemen krisis ke intervensi proaktif. Pemeriksaan rutin, kesadaran akan tanda-tanda peringatan dini, dan konsultasi medis tepat waktu dapat menjadi perbedaan antara kondisi yang dapat disembuhkan dan penyakit yang mengancam jiwa,” kata Bajwa.