Jakarta, GPriority.co.id – Istilah alpha female, sigma female, beta female, gamma female, delta female, hingga omega female belakangan ramai digunakan untuk menggambarkan karakter perempuan berdasarkan gaya bersosialisasi, tingkat kepercayaan diri, kemandirian, hingga cara menghadapi masalah.
Pembagian karakter tersebut banyak beredar di media sosial dan menjadi bahan perbincangan, termasuk istilah sigma girl yang disebut semakin populer di TikTok. Lantas, apa perbedaan masing-masing tipe female tersebut?
Perlu dicatat, istilah alpha hingga omega female merupakan label populer untuk menggambarkan karakter, bukan klasifikasi kepribadian psikologis yang menjadi standar ilmiah. Dalam penelitian psikologi, kepribadian umumnya dikaji menggunakan kerangka yang lebih terukur, seperti Big Five. Studi lintas negara terbaru juga menunjukkan bahwa karakter manusia memiliki variasi yang kompleks dan tidak sesederhana pembagian ke dalam beberapa label.
1. Alpha Female
Alpha female biasanya digambarkan sebagai perempuan yang percaya diri, ambisius, vokal, mandiri, dan memiliki kecenderungan menjadi pemimpin. Mereka juga disebut memiliki motivasi tinggi serta nyaman mengambil keputusan.
Konsep alpha female sendiri memang pernah dikaji dalam penelitian akademik. Salah satu studi menemukan bahwa identitas alpha female berkaitan dengan sejumlah karakter seperti kepemimpinan, kekuatan, kepercayaan diri, dan rendahnya tingkat introversi. Namun, penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa konsep alpha female memiliki batasan dan tidak bisa begitu saja dianggap sebagai kategori universal.
2. Sigma Female
Berbeda dengan alpha yang identik dengan kepemimpinan terbuka, sigma female digambarkan sebagai perempuan kuat, mandiri, percaya diri, tetapi lebih tertutup. Sosok ini disebut nyaman berjalan sendiri, memiliki lingkaran pertemanan terbatas, dan cenderung selektif dalam mempercayai orang lain.
Meski terlihat misterius dan independen, sigma female digambarkan bisa sangat loyal ketika sudah menemukan orang yang dipercaya.
3. Beta Female
Beta female biasanya dikaitkan dengan sifat pemalu, penuh empati, bijaksana, dan lebih mengutamakan kepentingan orang lain. Tipe ini juga digambarkan sebagai pendengar sekaligus penasihat yang baik.
Di balik sifatnya yang tenang, beta female disebut dapat menjadi sosok pekerja keras, berorientasi pada karier, dapat dipercaya, dan mampu diandalkan.
4. Gamma Female
Gamma female dikenal sebagai perempuan yang percaya diri, terorganisasi, detail, dan terbiasa mempersiapkan segala sesuatu dengan matang. Mereka cenderung memiliki perencanaan yang rapi.
Namun, ketika menghadapi kegagalan, tipe ini digambarkan dapat mengalami frustrasi cukup besar. Meski demikian, mereka tetap memiliki tekad kuat dan tidak mudah menyerah.
5. Omega Female
Omega female sering digambarkan sebagai kebalikan dari alpha. Mereka cenderung introvert, nyaman dengan kelompok pertemanan kecil, serta tidak terlalu menyukai lingkungan sosial yang ramai.
Meski demikian, omega female disebut kreatif, cerdas dalam memecahkan masalah, dan memiliki empati tinggi.
6. Delta Female
Delta female digambarkan sebagai sosok pemalu, cerdas, sabar, dan cenderung menghindari konflik. Mereka tidak terburu-buru mengambil keputusan, termasuk ketika berada dalam situasi penuh tekanan.
Jadi, alpha, sigma, beta, gamma, delta, dan omega female lebih tepat dipandang sebagai istilah populer untuk mengenali gambaran karakter, bukan sebagai kotak kepribadian yang harus menentukan siapa diri seseorang. Pada akhirnya, setiap orang memiliki kombinasi sifat yang berbeda dan dapat berubah sesuai pengalaman serta lingkungan.
