Menko Polhukam Ajak Semua Pihak Tertib Dalam Pemilu 2024

Surabaya, Gpriority.co.id – Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan pemerintah mempersiapkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dengan bersungguh-sungguh. Ia pun mengajak semua stakeholder dan masyarakat untuk lebih tertib dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.

Berbicara dalam cangkrukan bareng Menkopolhukam, Selasa (28/02), Mahfud kembali menegaskan tidak ada perpanjangan periode jabatan presiden maupun penundaan pemilu. “Pemilu akan dilakukan sesuai dengan kalender konstitusi. Lima tahun sekali. Tidak ada perpanjangan, tidak ada penundaan,” katanya seperti dikutip dari laman Pemkab Jember.

Menurutnya dalam era Reformasi pun selalu terjadi kecurangan Pemilu. Bedanya, sebut Mahfud, kecurangan pemilu pada era Orde Baru dengan era Reformasi adalah pelaku kecurangan. “Kalau era Orde Baru, itu kecurangan dilakukan pemerintah. Sekarang, curangnya antara peserta pemilu. Partai A mencurangi partai B, di tempat lain partai B mencurangi partai C,” terangnya.

Atas dasar itu, mantan Ketua MK ini pun memandang perlu untuk menjadikan pemilu lebih tertib guencegah berbagai gangguan yang dapat menghambat terlaksananya pemilu. “Baik pemerintah, penyelenggara pemilu, peserta pemilu, dan masyarakat harus menjadi lebih tertib,” tegasnya.

Apa yang terjadi sekarang ini, lanjutnya, rebutan tidak karu-karuan atau tidak tertib. “Itu yang harus kita tertibkan ke depan karena reformasi ini sudah bagus hasilnya. Bagusnya bagaimana? Sekarang kita bisa memilih orang sendiri, mencalonkan orang (menjadi presiden) sekarang boleh,” pungkasnya.

Cangkrukan bareng Menkopolhukam bertema ‘Tertib di Tahun Politik Menuju Indonesia Maju’ ini dihadiri sejumlah tokoh nasional di antaranya Ketum Gusdurian Alissa Wahid, Danlantamal V Laksamana Pertama TNI Supardi, Mendagri M. Tito Karnavian, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Jember Hendy Siswanto bersama jajaran Forkopimda Jember, serta tokoh agama se-Jawa Timur. (ipf/ps)