Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memastikan proyek Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi berlanjut meski tak masuk daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) era Presiden Prabowo tak disebut.
Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa pemerintah tetap membiayai bersama dengan investor.
“Jadi pembiayaan untuk pembebasan lahan itu akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah, konstruksinya oleh swasta,” ujar Koster di Denpasar, Minggu (20/4).
Gubernur Koster memastikan bahwa Tol Gilimanuk-Mengwi masih bagian dari PSN, bahkan masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Menurutnya, Pemprov Bali telah menghadap Kementerian Pekerjaan Umum.
“Kan sempat ada viral bahwa Tol Gilimanuk-Mengwi itu tidak masuk lagi Proyek Strategis Nasional, saya menghadap Pak Menteri PU dengan staf, ternyata itu masih merupakan Proyek Strategis Nasional,” kata dia dikutip Antara.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU sendiri dikabarkan telah melakukan peninjauan langsung ke wilayah yang akan dilintasi jalan tol terutama di Kabupaten Jembrana.
Lebih lanjut, pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi akan dibagi menjadi tiga fase yaitu fase satu Gilimanuk-Pekutatan, fase dua Pekutatan-Soka, dan fase tiga Soka-Mengwi.
“Swastanya minta hanya fase satu dan fase tiga, fase duanya kalau bisa dikerjakan oleh pemerintah,” kata dia.
Untuk hal ini Pemprov Bali memastikan pemerintah pusat sudah sepakat ikut membangun fase dua dengan biaya mencapai Rp6 triliun dan pembebasan lahan Rp4 triliun.
Foto: Pemprov Bali
