Novak Djokovic: Tenis Bakal Terancam Dengan Kehadiran Padel dan Pickleball

Novak Djokovic: Tenis Bakal Terancam Dengan Kehadiran Padel dan Pickleball Novak Djokovic: Tenis Bakal Terancam Dengan Kehadiran Padel dan Pickleball

Jakarta, GPriority.co.id – Popularitas olahraga padel yang menjamur hingga ke seluruh dunia, juga turut disoroti oleh atlet tenis, Novak Djokovic.

Disampaikan oleh Djokovic usai kemenangannya di Centre Court atas Alexei Popyrin dari Australia pada tahun lalu, lewat sesi konfernsi pers, Djokovic turut membahas tentang masa depan tenis klub.

Atlet yang juga merupakan juara Wimbledon tujuh kali itu memperingatkan bahwa olahraga tenis akan terancam karena semakin banyak orang beralih ke alternatif yang berkembang pesat seperti padel dan pickleball.

Dalam wawancara yang diunggah di Youtube Wimbledon, Djokovic mengatakan tenis menjadi lebih susah diakses dan terjangkau bagi pemain baru. Djokovic menekankan,  jika komunitas tenis global tidak segera bertindak, lebih banyak klub mungkin mulai mengubah lapangan mereka menjadi padel dan pickleball karena lebih murah untuk dirawat.

“Tenis memang bisa dibilang rajanya olahraga raket. Tapi sekarang di level komunitas, tenis sudah mulai terancam. Kalau kita tidak melakukan sesuatu secara bersama-sama, padel dan pickleball, terutama di Amerika Serikat, bisa mengambil alih tenis. Klub-klub tenis nantinya bisa diubah menjadi lapangan padel atau pickleball, karena biayanya yang lebih murah,” jelas Djokovic.

Agar eksistensi tenis tetap terjaga, atlet yang kini berusia 38 tahun tersebut menyarankan agar mendirikan yayasan untuk melindungi tenis di tingkat akar rumput. Kekhawatiran Djokovic saat ini memang terbukti, dimana padel menjadi satu olahraga yang paling cepat berkembang di dunia, dengan sekitar 25 juta pemain di seluruh dunia, seperti dilansir dari laman Federasi Padel Internasional.

Daya tarik padel terletak pada permainannya yang menyenangkan dan mudah diakses. Oleh karena itu, kini banyak pebisnis yang berlomba-lomba mendapatkan peluang dari bisnis olahraga padel.

Sebagai informasi, dalam setiap pertandingannya, padel biasanya dimainkan oleh 4 orang. Sedangkan tenis, bisa dimainkan oleh 2-4 orang. Jumlah pemain ini menjadikan satu sesi klub padel berpotensi meningkatkan traffic permain dan mempengaruhi pendapatan dari sewa lapangan padel, perlengkapan, termasuk juga layanan makanan dan minuman di sekitarnya.

Olahraga padel memiliki ukuran lapangan yang lebih efisien. Secara sederhana, satu lapangan tenis bisa dikonversikan menjadi 2 sampai 3 lapangan padel sekaligus. Dalam satu lahan yang sama, klub padel bisa menyediakan lebih banyak lapangan, dan dapat meningkatkan frekuensi sewa lapangan hingga pendapatan yang lebih tinggi.

Foto : Dok. The Times