Pendapatan Naik 84,1%, JXB Mantap Perkuat Pariwisata dan Perhotelan Jakarta 2026

The Tavia Heritage Hotel/Foto Instagram resmi The Tavia Heritage Hotel

Jakarta, GPriority.co.id – Jakarta Experience Board (JXB) atau PT Jakarta Tourisindo (Perseroda) menetapkan tahun 2026 sebagai momentum penguatan bisnis pariwisata, aktivasi ruang publik, dan sektor perhotelan.

Untuk mendukung hal tersebut, JXB menyiapkan sejumlah langkah strategis lintas sektor. Di bidang perhotelan, perusahaan akan fokus mengoptimalkan The Tavia Heritage Hotel, serta memperkuat rebranding The Tavia Riverside Resort and Convention dan The Tavia Rumabatavi.

Pengembangan hotel JXB dilakukan dengan pendekatan mix-commercial hotel. Salah satunya diterapkan di The Tavia Riverside Resort and Convention dengan mengintegrasikan restoran tematik, training campglamping, hingga entertainment venue dalam satu kawasan terpadu guna menciptakan sumber pendapatan baru.

Di sektor pariwisata, JXB memfokuskan diri pada tiga program utama. Pertama, aktivasi ruang publik dengan mengoptimalkan ikon-ikon Kota Jakarta sebagai wadah kolaborasi kreatif masyarakat. 

Kedua, peningkatan kualitas penyelenggaraan event berskala nasional dan internasional, seperti festival, konser musik, pameran, pertunjukan visual, serta kegiatan perfilman. Strategi ini diharapkan menjadikan ruang publik sebagai urban stage yang hidup dan atraktif, sekaligus memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah.

Ketiga, pengembangan program Filming in Jakarta, yakni platform untuk mempermudah proses produksi film di Jakarta. Inisiatif ini bertujuan mendorong promosi kota sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif menuju Jakarta sebagai Kota Sinema.

Direktur Utama JXB, Yunn Bali Mohammad Yusuf, menjelaskan bahwa strategi 2026 menjadi fase konsolidasi sekaligus ekspansi setelah capaian positif pada tahun sebelumnya.

“Capaian 2025 menjadi pijakan bagi kami untuk melangkah lebih progresif pada 2026. Fokus kami adalah memperkuat aktivasi ruang publik, meningkatkan kualitas event internasional, serta mengoptimalkan Filming in Jakarta sebagai pintu masuk industri kreatif global. Kami optimistis strategi ini akan memperkuat kinerja perusahaan dan daya saing Jakarta sebagai kota global,” ujar Yunn Bali dalam keterangannya.

Ia menambahkan, JXB juga berkomitmen mempercepat transformasi digital serta pengembangan kapasitas SDM dan teknologi informasi agar setiap strategi berjalan efektif, adaptif, dan memberikan dampak ekonomi maupun sosial yang luas bagi ekosistem pariwisata Jakarta.

Diketahui, sepanjang 2025, JXB mencatat peningkatan pendapatan usaha sebesar 84,1 persen, dengan kontribusi terbesar berasal dari lini bisnis pariwisata yang tumbuh hingga 546,11 persen. Lonjakan tersebut didorong oleh keberhasilan aktivasi ruang publik dan penyelenggaraan 25 event berskala nasional dan internasional, di antaranya SEA V League, Karnaval HUT RI ke-80, Festival Film Indonesia, Jakarta Future Festival, dan Abang None Jakarta.

Di sektor perhotelan, JXB juga merampungkan proses rebranding dua unit hotel yang kini hadir dengan identitas baru, yakni The Tavia Riverside Resort & Convention (sebelumnya Grand Cempaka Resort) sebagai resort terpadu berkonsep leisure dan MICE, serta The Tavia Rumabatavi (sebelumnya d’Arcici Plumpang) yang mengusung sentuhan budaya Betawi sebagai ciri khas.