Jakarta, GPriority.co.id – Salah satu pendiri OpenAI dan mantan insinyur Tesla, Andrej Karpathy mengumumkan peluncuran Eureka Labs, sebuah platform edukasi berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI). Kabar ini muncul lima bulan setelah Andrej memutuskan untuk keluar dari OpenAI untuk fokus pada pengembangan proyek pribadinya.
Menurut laporan dari Tech Startups pada Rabu (17/7), Eureka Labs memiliki tujuan untuk menciptakan jenis sekolah baru yang berbasis kecerdasan buatan.
“Eureka Labs adalah puncak dari minat saya terhadap AI dan pendidikan selama 2 dekade,” kata Karpathy dalam unggahannya di X.
Produk unggulan Eureka Labs adalah LLM101n, sebuah materi pembelajaran tingkat sarjana yang dirancang untuk membantu siswa melatih model AI mereka sendiri. Karpathy mengklaim produk tersebut sebagai “edukasi AI terbaik di dunia,” yang memungkinkan siswa untuk melatih model AI mereka sendiri, mirip dengan versi skala kecil dari asisten pengajar AI.
Kursus ini akan tersedia secara daring dan direncanakan untuk diperluas dengan menawarkan kelompok digital dan fisik.
“Ketertarikan saya pada pendidikan membawa saya membuat tutorial di YouTube tentang kubus Rubik, kemudian memulai CS231n di Stanford, hingga seri Zero-to-Hero AI saya yang lebih baru. Pekerjaan saya di ranah AI mencakup penelitian akademik di Stanford, produk nyata di Tesla, dan penelitian AGI di OpenAI,” ujar Andrej.
“Menggabungkan kedua minat ini selalu menjadi misi sampingan dari ‘pekerjaan nyata’ saya, jadi saya sangat senang akhirnya bisa fokus pada ini sepenuh waktu,” tambahnya.
Karpathy menjelaskan bahwa platform Eureka Labs dapat digunakan oleh guru untuk merancang pembelajaran, dengan bantuan asisten pengajar AI yang membimbing siswa melalui materi-materi edukasi.
Foto: Shutterstock
