Penelitian: Kebanyakan Minum Soda dan Alkohol Mempercepat Kebotakan

Ilustrasi minum soda dan alkohol/Foto : Dok. iStock Ilustrasi minum soda dan alkohol/Foto : Dok. iStock

Jakarta, GPriority.co.id – Sebuah penelitian mengungkapkan fakta mengejutkan. Ternyata, terlalu banyak minum soda dan alkohol dapat mempercepat kebotakan.

Dikutip dari laporan NY Post, kerontokan rambut dan kebotakan disebabkan oleh banyak faktor. Termasuk diantaranya genetika, hormon, dan perawatan medis tertentu. Selain itu, kekurangan nutrisi yang parah juga menjadi penyebab umum.

Para peneliti melibatkan lebih dari 61.000 orang berusia 7 hingga 77 tahun, dan sebagian besar merupakan kaum wanita. Mereka diminta mengonsumsi minuman manis seperti soda sebanyak sepuluh kaleng ukuran 12 ons, atau setara dengan 3.500 ml per minggu.

Hasilnya, kerontokan rambut lebih tinggi terjadi pada pria. Hal ini mendukung penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan olahan yang mengandung banyak gula menjadi faktor tidak langsung dari terjadinya kerontokan rambut.

Bukan tanpa alasan, pasalnya minuman dan camilan manis meningkatkan produksi sebum atau zat berminyak alami di kulit kepala. Normalnya, sebum melindungi dan melembabkan kulit kepala. Namun sebum yang terlalu banyak dapat menyumbat pori-pori dan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.

Kondisi tersebut memicu peradangan dan iritasi, merusak folikel rambut, dan akhirnya memicu kerontokan rambut.

Begitupun dengan konsumsi alkohol secara berlebihan. Selain memicu kerontokan rambut, juga dapat memunculkan uban. Selain itu, konsumsi alkohol berlebihan juga dapat menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi, menghambat penyerapan nutrisi, dan mengganggu hormon yang memperburuk kondisi rambut.

Alkohol juga meningkatkan stres oksidatif dalam tubuh. Selain dapat merusak folikel rambut, juga dapat mengganggu produksi melanin dan membuat rambuat berkilau anda menjadi kusam, beruban, hingga rapuh.

Jika anda mengalami kerontokan rambut yang parah, mengonsumsi Vitamin D dapat menjadi solusinya. Begitupun dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Pasalnya, zat besi dapat merangsang pertumbuhan rambut yang lebih baik, juga menjadi senjata untuk melawan kerontokan rambut.

“Asupan protein, konsumsi produk kedelain, sayuran silangan dan suplemen, juga penting untuk perbaikan kondisi rambut dari kerontokan,” ujar para peneliti.

Perawatan dengan obat-obatan seperti minoksidil dan terapi laset tingkat rendah juga dapat menjadi solusi lainnya. Namun jika sudah parah, mungkin anda bisa mempertimbangkan operasi transplantasi rambut. Ditekankan oleh Dr. Susan Massick, seorang dokter kulit dari Universitas Ohio, waktu adalah kuncinya. Semakin cepat bertindak, dapat lebih baik mencegah kerontokan rambut.