Jakarta, GPriority.co.id – Penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat, Lauv, hebohkan publik usai memutuskan hiatus dari dunia musik. Berdasarkan laporan sejumlah media internasional, keputusan ini diambil demi memulihkan kesehatan mentalnya.
“Aku sedang berjuang keras saat ini, dan aku perlu istirahat sejenak untuk menjaga kesehatan mentalku,” tulis Lauv pada Selasa (2/6) lalu di postingan Instagramnya.
Penyanyi dengan nama asli Ari Staprans Leff itu memulai kariernya sebagai penulis lagu dan produser sebelum akhirnya dikenal luas sebagai penyanyi solo.
Namanya mulai melejit pada 2017 melalui lagu ‘I Like Me Better,’ yang sukses menembus’ berbagai tangga lagu internasional dan menjadi salah satu karya paling ikonik dalam katalog musiknya.
Kesuksesan tersebut membuka jalan bagi berbagai kolaborasi besar bersama musisi dunia, termasuk BTS, Khalid, dan Anne-Marie.
Di balik popularitasnya, Lauv selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu musisi yang terbuka membahas isu kesehatan mental. Ia pernah mengungkap perjuangannya menghadapi kecemasan, depresi, hingga gangguan obsesif-kompulsif (OCD).
Bahkan, pengalaman tersebut kerap menjadi inspirasi dalam proses penulisan lagu-lagunya. Ia juga aktif mendukung kampanye kesadaran kesehatan mental dan berbagai inisiatif untuk mengurangi stigma terhadap kondisi psikologis.
Namun, tekanan yang terus berlangsung tampaknya membuat Lauv mengambil keputusan besar. Pada awal Juni 2026, ia mengumumkan mundur dari rangkaian tur bersama Khalid dan memilih hiatus dari dunia musik.
Dalam pernyataannya, Lauv mengaku sedang mengalami masa sulit dan membutuhkan waktu untuk memulihkan diri secara mental. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada penggemar serta pihak-pihak yang terdampak oleh keputusannya tersebut.
Meski demikian, pelantun ‘Mean It’ itu menegaskan bahwa dirinya akan berusaha kembali ke kondisi yang sehat dan kreatif sebelum melanjutkan perjalanan bermusiknya.
Ia berharap keterbukaannya mengenai kesehatan mental dapat membantu orang lain yang tengah menghadapi masalah serupa untuk lebih berani mencari bantuan dan dukungan.
Keputusan hiatus ini menunjukkan bahwa di tengah tuntutan industri hiburan yang kompetitif, kesehatan mental tetap menjadi prioritas utama Lauv. Para penggemar pun berharap Lauv dapat pulih sepenuhnya dan kembali berkarya ketika waktunya telah tepat.
