Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto membagikan momen kebersamaannya dengan legenda sepak bola dunia Zinedine Zidane saat menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss.
Momen tersebut diunggah Prabowo melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat (23/1).
Pertemuan itu berlangsung di sela agenda resmi WEF 2026 yang dihadiri para pemimpin dunia, tokoh global, dan pelaku ekonomi internasional. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo hadir bersama putranya, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit, yang merupakan buah pernikahannya dengan Titiek Soeharto.
“Hari ini di sela World Economic Forum, saya bertemu dan berdiskusi dengan legenda sepak bola dunia Zinédine Zidane yang juga bersama putranya Theo Zidane,” tulis Prabowo dalam keterangan foto yang diunggah melalui akun Instagram @prabowo.
Dalam foto itu, Prabowo dan Didit tampak berdiri berdampingan dengan Zidane dan putranya, Theo Zidane. Suasana pertemuan terlihat hangat dan santai, dengan Didit mengulurkan tangan untuk mengambil swafoto menggunakan ponselnya.
Pertemuan yang terjadi pada Kamis (22/1) malam waktu setempat itu juga diisi dengan perbincangan ringan. Prabowo sempat menanyakan perjalanan karier Theo Zidane yang kini berusia 23 tahun. Theo menjelaskan bahwa dirinya saat ini bermain untuk klub Cordoba, yang berlaga di divisi dua Liga Spanyol.
Selain momen kebersamaan dengan Zidane, kehadiran Prabowo di WEF 2026 turut menyita perhatian dunia internasional. Dalam forum ekonomi global tersebut, Prabowo memperkenalkan konsep “Prabowonomics”, sebuah strategi ekonomi nasional yang menitikberatkan pada kesejahteraan sosial dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Prabowo menegaskan bahwa masa depan ekonomi Indonesia bertumpu pada penguatan sumber daya manusia. Salah satu kebijakan utama yang disorot adalah program makan bergizi gratis, serta dorongan terhadap hilirisasi industri dan penegakan hukum yang tegas guna menciptakan kepastian investasi.
Prabowo juga menekankan prinsip bahwa tidak ada kemakmuran tanpa perdamaian. Ia turut mempromosikan peran badan pengelola investasi Danantara sebagai instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
