Jakarta, GPriroity.co.id – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun mengatakan program pemerintah yang menawarkan rumah bersubsidi bagi wartawan tak berkaitan dengan independensi pers.
Hendry menilai kebijakan ini sangat relevan dengan situasi industri media yang sedang tertekan selama tiga tahun terakhir. Dari sisi lain, kebutuhan akan tempat tinggal tetap menjadi prioritas bagi banyak wartawan yang berpenghasilan terbatas.
“Ini langkah yang tepat dan tidak ada kaitannya dengan independensi pers,” ujar Hendry dalam keterangannya dikutip, Kamis (17/4).
Tak hanya itu, menurut Hendry program ini sejalan dengan aspirasi nyata dari para anggota PWI di daerah.
“Saya dihubungi beberapa pengurus daerah yang menanyakan peluang mendapatkan rumah bersubsidi,” kata dia.
Lebih lanjut, Hendry menegaskan wartawan tetap akan menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional memberi kritik, saran, dan solusi terhadap kebijakan publik. Hendry juga memastikan PWI akan selalu bersikap terbuka, kritis, dan konstruktif terhadap kebijakan pemerintah, selama program tersebut ditujukan kesejahteraan rakyat.
PWI pun mempersilakan anggotanya yang memenuhi kriteria mengikuti program ini. Syaratnya, masih aktif bekerja media, memiliki sertifikat kompetensi, dan berpenghasilan maksimal Rp 8 juta per bulan (lajang) atau Rp 13 juta (berkeluarga).
“Wartawan adalah profesi intelektual. Mereka bebas secara pikiran dan tidak melihat persoalan secara sempit,” ucapnya.
Editor: Novita Intan
Foto: Istimewa
