Riset: Indonesia Jadi Negara Paling Bahagia ke-2 di Dunia

Provinsi DKI Jakarta masuk daftar kota paling bahagia di dunia berdasarkan survei Time Out 2025/Foto Istimewa Provinsi DKI Jakarta masuk daftar kota paling bahagia di dunia berdasarkan survei Time Out 2025/Foto Istimewa

Jakarta, GPriority.co.id – Meski belakangan ini muncul berbagai polemik di Indonesia terutama terkait pemerintahan Presiden Prabowo, namun  GoodStats mengungkap jika Indonesia menjadi negara paling bahagia ke-2 di dunia.

Dalam riset Great Power Index 2024, Indonesia mendapat skor kebahagiaan 1,58, berada di bawah Britania Raya yang meraih skor 1,65. Peringkat tersebut menunjukkan jika mayoritas penduduk Indonesia merasa puas dengan kehidupan mereka.

Hal ini juga menandakan jika Indonesia melampaui beberapa negara maju seperti Belanda, Swiss, dan Australia. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi peringkat ini mencakup tingkat kepuasan hidup, jumlah penduduk yang menikmati hari-harinya, serta rendahnya angka bunuh diri. Menurut penelitian tersebut, 79% masyarakat Indonesia dilaporkan merasa bahagia, lebih tinggi dari rata-rata global 73%.

Dari sisi lain, tingginya tingkat kebahagiaan di Indonesia juga didukung oleh budaya sosial yang erat dan nilai gotong royong yang masih kuat. Hal tersebut membuktikan bahwa kebahagiaan tidak hanya bergantung pada faktor ekonomi, tetapi juga pada hubungan sosial yang harmonis dan lingkungan yang dapat membawa dampak positif.

Satu hal yang perlu digarisbawahi, prestasi ini kembali menegaskan bahwa kehidupan yang bahagia dapat terwujud melalui dukungan sosial yang baik. Selain itu juga berkaitan dengan kepuasan terhadap kehidupan sehari-hari.

88 Persen Pekerja Indonesia Merasa Bahagia

Sebelumnya, survei Badan Pusat Statistik (BPS) juga mengungkapkan jika 88 persen pekerja Indonesia merasa bahagia dengan pekerjaan saat ini.

Lebih lanjut, survei BPS tersebut juga mengungkap jumlah angkatan kerja nasional saat ini mencapai 146,62 juta orang, sementara 138,63 juta di antaranya sudah bekerja. Sayangnya, sekitar 3,60 juta orang hingga kini masih terdampak pandemi.

Sementara menurut survei lain dari OECD, mengungkapkan fakta bahwa masih banyak remaja di Indonesia yang saat ini belum memiliki rencana karier yang jelas. Hal ini dapat berisiko membuat mereka kurang bahagia di dunia kerja.

Editor: Novita Intan

Foto : Ilustrasi/Wallpaper Flare