Kendari, GPriority.co.id – Sekertaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio.,M.Hum.,Ph.D, meluncurkan patroli pengawasan dalam tahapan masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 pada Minggu (11/2).
Dalam sambutannya, Sekda Asrun Lio yang mewakili Pj. Gubernur Sultra, Andap Budi Revianto mengatakan, pemilu sebagai pesta demokrasi memegang peranan penting dalam menentukan arah dan kepemimpinan bangsa, negara, serta daerah tercinta. Untuk itu kata dia, maka perlunya pengawasan pada setiap tahapan pemilu, yang juga menjadi suatu keharusan.
“Dalam rangka melaksanakan pengawasan terhadap tahapan masa tenang, pemungutan, dan penghitungan suara pemilu, Bawaslu memiliki dasar hukum yang kuat, seperti yang diamanatkan dalam UU dan peraturan terkait, antara lain UU Nomor 7 tahun 2023, tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2022, tentang perubahan atas UU Nomor 7 tahun 2017, tentang pemilihan umum menjadi UU,” katanya.
Dia berpesan kepada Bawaslu sebagai ujung tombak pengawasan Pemilu perlu memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan tugas pengawasan.
Menurutnya, pengawasan yang ketat dan transparan, akan memberikan keyakitan kepada masyarakat, bahwa setiap suara memiliki nilai yang sama.
“Memastikan kelancaran dan keadilan pemilu, maka kita memiliki Komisi Pemilihan Umum, yang bertugas menyelenggarakan teknis pemilu. Selain itu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), hadir sebagai lembaga pengawas yang memastikan jalannya pemilu, sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku,” tutur dia.
Lebih lanjut, Sekda Sultra juga menyampaikan arahan dalam rangka pengawasan tahapan masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara.
1. Netralitas dan kemandirian. Para pengawas pemilu diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan netral dan mandiri, tanpa adanya intervensi dari pihak manapun saat melaksanakan tugas pengawasan.
2. Kondisi kesehatan adalah suatu tantangan bagi para pengawas pemilu. Untuk itu, dia meyakini jika jiwa dan raga dalam kondisi baik, maka kerja di lapangan juga akan baik.
3. Keamanan para pengawas pemilu harus menjadi prioritas utama. Untuk itu, perlu memastikan yang dilengkapi dengan peralatan pelindung diri, yang sesuai dengan kondisi cuaca. Lakukan pemantauan cuaca secara terus menerus yang dapat diakses melalui laman web Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Perbaharui informasi cuaca secara berkala untk mengantisipasi perubahan yang mungkin terjadi.
“Saya ingin mengucapkan terimakasih kepada bapak dan ibu dari perwakilan media, yang terus memberikan liputan yang objektif, berimbang, dan akurat terkait pemilu. dukungan media sangat penting untuk memastikan transparansi dan keberlanjutan proses demokrasi. Saya juga mengucapkan terimaksih kepada forkopimda, kementerian lembaga pemantau pemilu, dan stakeholder lainnya yang berpartisipasi aktif dalam mendukung pemilu yang berintegritas, jujur, adil serta tentu saja saya mengucapkan terimakasih kepada jajaran pengawas pemilu, karena sudah menjadi garda terdepan dalam menjaga demokrasi bangsa Indonesia,” paparnya.
Adapun Sekda Sultra juga menyampaikan bahwa dalam doa bersama, dirinya mengajak semua pihak untuk memohon kepada Allah, agar memberikan keberkahan, kelancaran, dan ketentraman dalam pelaksanaan pemilu ini.
“Semoga Allah melindungi setiap langkah yang diambil dalam menjalankan tugas dharma sakti kepada bangsa, negara, daerah kita tercinta. Mari kita wujudkan pelaksanaan pemilu 2024 di Sulawesi Tenggara, yang aman damai dan tanpa cela,” ujarnya.
Foto: Diskominfo Sultra
