Jakarta, GPriority.co.id – Status kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melesat menjadi peringkat 49 di tahun 2023 yang sebelumnya pada tahun 2022 Kemendagri menilai status kinerja sempat turun di peringkat 89 secara nasional.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Plh. Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dra. Imelda, MAP, dalam acara Bimtek LPPD Kota Palu, Senin (15/1).
“Di tahun 2022, dari 92 kota yang kami hitung dengan metodelogi, Kota Palu pada saat itu kinerjanya ada di peringkat 89 secara nasional. Jadi ada 3 kota dibawahnya. Tapi saat ini saya sampaikan ke bapak Wali Kota dan ibu Sekretaris, bahwa pada saat ini dicatatan saya Kota Palu sudah ada di peringkat 49,” ujar Imelda.
Pada kesempatan itu, Imelda juga mengapresiasi Kota Palu sebagai Kota di daerah Sulawesi yang pertama kali mengadakan bimtek (bimbingan teknis).
“Kami berterima kasih, karena Kota Palu adalah kota satu-satunya di Sulawesi yang sangat intens dan pertama kali melaksanakan bimtek dengan mengajak seluruh OPD,” ucap Imelda.
Disaat yang bersamaan, Imelda juga mensosialisasikan mengenai SILPPD (Sistem Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah) yang akan terintegrasi dengan SIPD. Sistem ini bertujuan untuk pelaksanaan keterbukaan informasi publik.
“Saat ini sistem informasi ini sudah terintegrasi dengan SIPD. Sekarang pelaporannya sudah masuk ke SIPD, dan masuk ke urusan penyelenggaraan pemerintahan lainnya. Sehingga fungsi SIPD sebagai satu-satunya sistem informasi pemerintahan daerah yang dikeluarkan oleh Kemendagri, memuat dari perencanaan keuangan sampai dengan pengawasan. Jadi memang seluruh data-data ini akan segera diintegrasikan,” katanya.
Nantinya menurut Imelda, SIPD ini akan memudahkan tugas seorang kepala daerah untuk melihat apakah anggaran yang direncanakan dapat terealisasi dengan baik.
Foto : Nindya
