Usai Sertijab, Menko Polkam Dudung Fokus Tangani Karhutla hingga Situasi Papua

Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menyatakan akan langsung menjalankan sejumlah agenda strategis setelah serah terima jabatan dari Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.


Dudung menyebut beberapa isu yang menjadi prioritasnya meliputi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), stabilitas politik dan keamanan nasional, serta situasi keamanan di Papua.


“Sebagai pejabat baru Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, tentunya banyak tugas yang akan lebih menantang ke depan. Saya sudah mendapat arahan dari Presiden agar situasi ke depan semakin kondusif, baik situasi politik maupun keamanan,” ujar Dudung seusai sertijab di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (5/10).


Segera Koordinasi Tangani Karhutla


Dudung mengatakan penanganan karhutla menjadi agenda yang akan segera ditindaklanjuti. Dalam waktu dekat, dia akan menggelar rapat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.


Dudung juga berencana meninjau langsung lokasi terdampak untuk memastikan upaya penanggulangan karhutla berjalan optimal.
“Pak Djamari tadi menyampaikan kepada saya bahwa yang menjadi prioritas dalam waktu dekat adalah karhutla. Karena itu, dalam waktu dekat saya akan melaksanakan rakor dengan kementerian terkait dan sesegera mungkin meninjau ke lokasi,” katanya.


Selain penanganan karhutla, Dudung memberikan perhatian terhadap dinamika politik nasional. Dia meminta seluruh pihak mengedepankan supremasi hukum serta menjaga keutuhan, persatuan, dan kesatuan bangsa.


Menurut Dudung, setiap keputusan lembaga negara, termasuk Mahkamah Konstitusi (MK), harus dihormati sebagai bagian dari proses hukum yang berlaku. Masyarakat juga diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang tidak berdasar, terutama di media sosial, karena berpotensi memperkeruh situasi.


“Kita tetap jaga keutuhan, persatuan, dan kesatuan sehingga situasi politik tidak kemudian semakin runyam. Kita yakini bahwa siapa pun yang melaksanakan tugas, baik di MK maupun di mana pun yang terkait, supremasi hukum harus ditegakkan,” ujar Dudung.


Dudung menambahkan, stabilitas politik akan dikoordinasikan bersama kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kepolisian dan Kejaksaan. Dia juga berencana menemui para ketua partai politik untuk membahas upaya menjaga situasi tetap terkendali.


Kedepankan Pendekatan Persuasif di Papua
Terkait situasi keamanan di Papua, Dudung mengatakan pemerintah akan mengutamakan pendekatan persuasif. Upaya tersebut dilakukan melalui pendekatan kultural, pembinaan teritorial, dan strategi untuk merebut hati masyarakat.


Menurut Dudung, pendekatan itu sejalan dengan arahan Presiden dan Panglima TNI yang meminta operasi teritorial lebih dikedepankan. Sementara itu, tindakan kekerasan hanya akan dilakukan secara terbatas terhadap sasaran tertentu.


“Pendekatan kepada hati, merebut hati rakyat, kemudian operasi teritorial juga lebih dikedepankan. Tidak melaksanakan operasi-operasi dengan kekerasan, itu hanya sasaran-sasaran tertentu saja,” katanya.


Dudung menegaskan seluruh agenda tersebut akan dijalankan melalui koordinasi dan sinergi dengan kementerian serta lembaga terkait. Langkah itu diharapkan dapat memperkuat stabilitas politik dan keamanan nasional serta memastikan berbagai persoalan strategis ditangani secara terukur sesuai ketentuan yang berlaku.


Djamari Sampaikan Pesan


Dalam acara serah terima jabatan dan lepas sambut tersebut, Djamari Chaniago menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Dudung.


Djamari, yang menjabat Menko Polkam periode 2025–2026, juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pejabat dan pegawai Kemenko Polkam yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya.


“Selamat melaksanakan tugas. Saya hanya bisa menyampaikan doa, semoga tugas Menko Polkam yang cukup besar, luas, dan berat bisa Pak Dudung selesaikan, dan saya yakin Bapak bisa,” ujar Djamari.


Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Letjen TNI Mochammad Hasan, serta pejabat dan pegawai di lingkungan Kemenko Polkam.

Foto : Kemenko Polkam