Penulis : Ponco | Editor : Haris | Foto : Pemkot Batam
Batam, Gpriority.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam bersama Pegadaian Syariah Cabang Carina menyelenggarakan Teladan Pemimpin Berzakat 2023 kepada penyandang disabilitas. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi pun mengapresiasi kegiatan ini.
Bertempat di Aula Lt.4 Kantor Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyerahkan secara simbolis zakat maal, Bantuan Disabilitas, serta Penyerahan Zakat Maal Rumah Sakit Awal Bros kepada Baznas Kota Batam. Pada kesempatan itu pula Baznas Kota Batam juga memberikan piagam terima kasih untuk Rumah Sakit Awal Bros dan ke Pegadaian Syariah Carina.
“Saya sebagai Wali Kota Batam mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara kita yang memiliki keuangan lebih, ikut bersama Baznas menyalurkan kepada yang lebih berhak,” ucapnya seperti dilansir dari laman Pemkot.
Dirinya mengapresiasi Baznas Kota Batam, yang menyalurkan zakat maal merata kepada semua pihak, juga kepada Pegadaian Syariah dan Rumah Sakit Awal Bros yang telah bergandeng tangan bersama Baznas Kota Batam.
“Kalau semua perusahaan di Kota Batam dan umat muslim memberikan zakat berkumpul disatu tempat, maka jumlahnya akan sangat banyak. Kalau itu bisa dikumpulkan saya yakin saudara- saudara kita yang tidak mampu akan terbantu dengan zakat dari Baznas,” tandasnya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota ikut mengajak para masyarakat yang hadir untuk kompak bersama pemerintah menjaga Batam, agar pembangunan dapat lebih cepat dan ekonomi tumbuh lebih hebat. Menurutnya jika telah kompak dan ekonomi naik, maka nantinya zakat maal ini juga akan bertambah sendiri termasuk yang ada di Pemkot Batam.
“Zakat maal dari tiap bulan gaji yang sudah sesuai prosedur akan langsung terpotong,” paparnya.
Disamping memerintahkan ASN-nya untuk berzakat, Wali Kota Rudi turut menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam terutama umat muslim, untuk mengeluarkan hartanya melalui ibadah zakat.
“Zakat itu adalah wajib, karena itu bukan hak kita. Maka saya menyarankan dibayar dan titipkanlah pada badan yang mengelola yang ditunjuk pemerintah. Sehingga nanti badan ini akan menyalurkan apa yang kita mau, dan melalui badan inilah kita salurkan uang itu kepada mereka yang berhak menerima,” pungkasnya.
