Jakarta, GPriority.co.id – Nyeri ringan pada punggung kerap dianggap sepele dan sering dikaitkan dengan postur tubuh atau ketegangan otot. Namun, para ahli mengingatkan bahwa gejala ini bisa menjadi tanda awal dari kondisi serius, seperti gagal ginjal.
Ahli urologi dari Rudy Hall Clinic, Pune, India, dr. Kshitij Raghuvanshi, menjelaskan bahwa nyeri akibat gangguan ginjal biasanya dirasakan sebagai nyeri yang dalam di bagian punggung atas atau tepat di bawah tulang rusuk, di kedua sisi tulang belakang.
Dikutip dari Hindustan Times, Minggu (14/9), dr. Kshitij menyebutkan beberapa gejala awal penyakit ginjal yang sering diabaikan masyarakat. Salah satunya adalah kelelahan yang terus-menerus.
“Ketika fungsi ginjal menurun, racun dan limbah menumpuk di dalam darah. Ini menyebabkan tubuh terasa lelah, lemas, dan sulit berkonsentrasi,” ujarnya.
Gejala lain yang perlu diwaspadai meliputi kulit kering dan gatal akibat ketidakseimbangan mineral dalam darah, serta perubahan pada pola buang air kecil. Misalnya, frekuensi buang air meningkat atau menurun terutama di malam hari, urin berbusa sebagai tanda kelebihan protein, hingga muncul darah dalam urin.
Pembengkakan pada pergelangan kaki, telapak kaki, tangan, atau wajah juga bisa menjadi indikator bahwa ginjal tidak mampu membuang kelebihan cairan dan natrium secara efisien.
Selain itu, penderita juga dapat mengalami kehilangan nafsu makan, mual, serta munculnya rasa logam di mulut akibat penumpukan limbah dalam darah, yang lama-kelamaan dapat menyebabkan kekurangan nutrisi dan penurunan berat badan.
“Penyakit ginjal jarang menunjukkan tanda-tanda drastis di awal. Biasanya berkembang secara diam-diam,” jelas dr. Kshitij.
Ia pun menyarankan agar masyarakat segera melakukan pemeriksaan medis apabila merasakan nyeri punggung yang tidak biasa disertai gejala-gejala tersebut. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah kerusakan ginjal yang lebih parah.
