Jakarta, GPriority.co.id – Tubuh wanita mampu melakukan segala macam keajaiban, mulai dari menstruasi, orgasme berkali-kali, melahirkan, regenerasi, hingga memiliki daya tahan terhadap sakit yang luar biasa.
Namun, fakta tentang tubuh wanita tak berhenti samapi disitu. Sebagaimana dilansir dari laman NY Post pada Selasa (3/2), berikut ini 5 fakta tubuh wanita yang jarang diketahui.
1. Rahim dapat merasakan sperma yang buruk
Reseptor rasa tipe 2 (TAS2R), yang dikenal karena kemampuannya untuk merasakan rasa pahit, telah ditemukan di tuba fallopi dan rahim.
Para ahli percaya bahwa reseptor ini membantu tubuh merasakan lingkungan kimia serta dapat membantu mendeteksi kualitas sperma atau merasakan racun bakteri yang pahit, memicu respons imun untuk menjaga area tersebut tetap steril.
2. Otak menyusut selama masa kehamilan
Pada wanita hamil, suatu proses yang disebut pemangkasan sinaptik mengurangi materi abu-abu di area otak yang terkait dengan kognisi sosial. Efek penyusutan ini memperkuat jalur saraf yang bertanggung jawab untuk mendeteksi ancaman dan memahami kebutuhan bayi. Namun, semuanya akan kembali ke keadaan sebelum kehamilan, usai melahirkan.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang melahirkan secara normal atau yang menjalani operasi caesar darurat membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih dari penurunan materi abu-abu, dibandingkan dengan mereka yang menjalani operasi caesar terjadwal.
3. Jantung membesar selama kehamilan
Selama kehamilan, wanita mengalami peningkatan ukuran jantung yang signifikan dan peningkatan volume darah hingga 50 persen. Peningkatan detak jantung ini menjamin janin yang sedang berkembang memiliki akses terhadap oksigen dan nutrisi yang cukup.
Setelah melahirkan, jantung biasanya kembali ke ukuran dan fungsi normal. Namun, beberapa wanita mengalami kardiomiopati peripartum (PPCM), yaitu pembesaran ventrikel kiri yang mengurangi kapasitas pemompaan jantung dan dapat menyebabkan kematian jantung mendadak jika tidak diobati.
4. Vagina memiliki tingkat keasaman yang sama dengan tomat
Vagina yang sehat memiliki kisaran pH 3,8 hingga 4,5, dengan nilai yang lebih rendah menunjukkan keasaman yang lebih tinggi. Para ahli mengatakan titik ideal untuk kesehatan vagina adalah sekitar 4, sama dengan anggur atau jus tomat.
Para ahli mencatat bahwa ketika pH bersifat asam, sekitar 3,5 ragi berkembang biak, sedangkan ketika pH naik ke tingkat basa pada 4,5 atau 5, bakteri penyebab vaginosis bakteri (BV) berkembang biak.
5. Wanita bisa melahirkan setelah meninggal
Mungkin terdengar tak masuk akal, namun kondisi ini dikenal dengan ekstrusi janin postmortem, di mana terjadi penumpukan gas pada mayat perempuan hamil yang dapat mengeluarkan janin usai kematiannya.
Kelahiran dalam kondisi ekstrusi janin postmortem biasanya terjadi dalam waktu 48-72 jam setelah kematian wanita hamil, karena tubuh membengkak dan gas di perut menumpuk. Terkadang, dapat memberi tekanan yang cukup pada rahim, sehingga janin terdorong keluar melalui lubang vagina.
Kendati demikian, janin biasanya sudah meninggal ketika proses tersebut terjadi. Kelahiran dalam kondisi ini sangat jarang terjadi, terutama di zaman sekarang. Pasalnya, para profesional medis biasanya melakukan operasi caesar post-mortem pada jenazah perempuan, sementara praktik pembalseman dan kremasi juga semakin mengurangi kemungkinan terjadinya hal tersebut.
