579 Ribu Warga Jakarta Obesitas, DPRD DKI Desak Pemprov Perluas Fasilitas Olahraga

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Elva Farhi Qolbina/Foto Fraksi PSI Jakarta Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Elva Farhi Qolbina/Foto Fraksi PSI Jakarta

Jakarta, GPriority.co.id – Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Elva Farhi Qolbina, mendorong agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lebih proaktif dalam menghadapi isu obesitas di ibukota.

Hal ini disampaikan Elva dalam merespon temuan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, bahwa sebanyak 579.812 dari 1.720.658 orang yang mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Jakarta mengalami obesitas sentral.

“Pemprov DKI harus mengambil langkah yang lebih proaktif dalam menghadapi masalah obesitas di Jakarta ini. Harus dibangun baik infrastruktur kesehatan maupun kesadaran warga untuk mengatasi persoalan tersebut,” kata Elva dalam keterangannya, Kamis (6/11).

Dia menambahkan, berdasarkan Studi United Nations Children’s Fund (Unicef) tahun 2021 menunjukkan bahwa salah satu penyebab terjadinya obesitas di Indonesia adalah pola makan yang buruk, di mana masyarakat banyak mengonsumsi makanan serta minuman yang mengandung kadar lemak, gula, dan garamnya tinggi.

“Masalah obesitas ini juga berkaitan dengan pola hidup yang dimiliki oleh masyarakat. Jika warga Jakarta masih kurang suka berolahraga dan cenderung mengonsumsi makanan-makanan yang tidak sehat, maka hasilnya obesitas akan meningkat,” tutur Elva.

Maka dari itu, Elva meminta agar Pemprov DKI Jakarta memperbanyak sarana-sarana berolahraga di ruang-ruang publik seperti taman. 

“Sekarang ini, kita memiliki taman-taman yang sudah bagus seperti di Tebet Eco Park dan Menteng. Mungkin saja, taman-taman tersebut bisa diperbanyak alat-alat berolahraganya untuk digunakan oleh para pengunjung,” ucapnya.

“Kemudian, fasilitas lainnya seperti lapangan olahraga dan gelanggang-gelanggang olahraga juga perlu diperhatikan. Kondisinya, belum semua daerah di Jakarta ini memilikinya. Sehingga, Pemprov DKI mungkin perlu merencanakan pembangunannya supaya bisa digunakan oleh masyarakat,” tambah Elva.

Selain itu, Elva juga mendorong agar Pemprov DKI Jakarta melakukan kampanye-kampanye untuk meningkatkan kesadaran terhadap pola hidup sehat.

Diberitakan sebelumnya, Dinkes DKI Jakarta menemukan sebanyak 579.812 dari 1.720.658 orang yang mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Jakarta mengalami obesitas sentral.

“Sekitar 33,7 persen (dari orang yang diperiksa lingkar perut) mengalami obesitas sentral,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes DKI, Sri Puji Wahyuni, dikutip dari Antara.

Selain itu, dari 446.116 orang yang menjalani pemeriksaan tingkat aktivitas fisik, ditemukan 423.521 orang atau 94,94 persen dinyatakan kurang beraktivitas fisik.