6 Saksi Kasus Suap S.A.S dan Rolls Royce P.L.C Dipanggil KPK

Jakarta,gpriority-Terkait kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari airbus S.A.S dan Rolls Royce P.L.C untuk PT. Garuda Indonesia, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil enam orang saksi.

Menurut Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri enam saksi yang dipanggil adalah Agus Wahjudo, seorang pensiunan pegawai PT Garuda Indonesia Persero, 2 staf PT Almaron Perkasa yaitu Heni Febrian dan Chatarina Niken Saraswati dan 3 orang saksi dari pihak swasta bernama Rullianto Hadinoto, Sri Endang Mulyana dan Irfan Mediawan.

Dalam keterangan persnya pada Rabu (22/4), Ali mengatakan keenam saksi akan diperiksa untuk tersangka Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia periode 2007-2012 Hadinoto Soedigno terkait dengan kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari S.A.S dan Rolls-Royce kepada PT. Garuda indonesia. Ali juga mengatakan kasus ini merupakan pengembangan perkara yang menjerat mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar.

” Emirsyah Satar dan Hadinoto Soedigno diduga oleh KPK telah menerima suap dari Soetikno Soedarjo sebagai perantara yang juga beneficial owner dari Connaught International Pte Ltd serta pemilik dari PT Mugi Rekso Abadi (MRA),” jelas Ali.

Lebih lanjut dikatakan Ali, Emirsyah Satar diduga oleh KPK telah menerima uang sebesar 1,2 juta euro dan 180 yen serta suap dalam bentuk barang senilai 2 juta dollar Amerika.Sementara Hadinoto diduga telah menerima suap dari Soetikno Soedarjo sebesar 2,3 juta dollar amerika dan 477 ribu euro.

Ali juga menjelaskan keduanya pada saat ini sudah melaksanakan sidang di pengadilan Tipikor Jakarta.(Hs)

Related posts