UHC Awards 2026 Bukti Pemprov Papua Pegunungan Komitmen Terhadap Pelayanan Kesehatan

Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Ones Pahabol, selepas menerima penghargaan UHC Awards 2026/Foto : GPriority (Juwita Sari) Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Ones Pahabol, selepas menerima penghargaan UHC Awards 2026/Foto : GPriority (Juwita Sari)

Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan meraih penghargaan UHC Awards 2026 pada Selasa (27/1).

Diberikan oleh pemerintah bersama BPJS Kesehatan, penghargaan ini menjadi salah satu bukti bahwa Pemprov Papua Pegunungan berkomitmen terhadap pelayanan kesehatan masyarakatnya, bahkan sejak resmi berdiri di tahun 2023 lalu.

Adapun, Papua Pegunungan masuk ke dalam kategori enam provinsi terbaik secara nasional dalam penghargaan tersebut. Dalam hal ini, Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Ones Pahabol, menerima langsung penghargaan UHC Awards 2026 yang diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Melalui sesi wawancara doorstop, Dr. Ones Pahabol yang saat itu mewakili Gubernur John Tabo, mengungkapkan kebanggaannya setelah menerima penghargaan tersebut.

“Penghargaan ini sangatlah penting bagi kami Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan juga masyarakat. Kita boleh berbangga, namun ini juga menjadi satu motivasi bagi kami, khususnya pemerintah daerah Papua Pegunungan, agar kami bisa bekerja melayani masyarakat dengan lebih baik lagi,” ungkap Wagub Ones Pahabol.

Lebih lanjut ia menyebut, Pemprov Papua Pegunungan bertanggung jawab besar melayani kurang lebih 1,5 juta penduduk di daerahnya, dan memastikan memperoleh pelayanan terbaik, terutama di bidang kesehatan juga pendidikan.

Dalam pelaksanaan berbagai program nasional, menurut Wagub Ones Pahabol yang menjadi dua faktor krusialnya yaitu akses dan transportasi. Selain itu, kondisi geografis Papua Pegunungan hingga saat ini juga menjadi tantangan serius. Bahkan beberapa masyarakat ada yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), hingga menyebabkan pendataan belum optimal.

Sebagai informasi, lewat penghargaan ini pemerintah daerah didorong untuk mempertahankan dan meningkatkan akses kesehatan berkualitas bagi warganya. Selain Papua Pegunungan, ada 397 kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan tersebut.