Jakarta, GPriority.co.id – Di tengah menjamurnya olahraga intensitas tinggi seperti HIIT Cardio dan Hyrox, Jazzercise justru kembali mencuri perhatian.
Terkenal di era 80-an, Jazzercise merupakan program olahraga yang memadukan tarian, kardio, latihan kekuatan, hingga musik enerjik. Kini olahraga tersebut bangkit kembali dan diminati kalangan Gen Z dan milenial, terutama bagi mereka yang ingin berolahraga tanpa tekanan berlebihan.
Olahraga Jazzercise pertama kali tercipta di tahun 1969 oleh Judi Sheppard Missett. Saat itu, olahraga ini memiliki identitas leg warmer, pakaian warna-warni, dan musik disko. Namun, saat ini citra Jazzercise berubah total.
Dengan lagu-lagu pop terkini, instruktur yang lebih beragam, hingga suasana yang inklusif, Jazzercise di era saat ini berhasil menarik minat generasi muda yang mengutamakan kesenangan saat berolahraga.
Dilansir dari laporan NY Post, meningkatnya popularitas olahraga tersebut tidak terlepas dari kejenuhan masyarakat terhadap budaya olahraga yang terlalu kompetitif.
Kini banyak anak muda yang mulai beralih ke aktivitas fisik yang berfokus pada kesehatan mental, interaksi sosial, hingga kegembiraan, dibandingkan dengan sekadar membakar kalori atau mengejar bentuk tubuh yang idel.
Shanna Missett Nelson, CEO Jazzercise, menyebut bahwa perubahan tren tersebut menjadi momen penting bagi perusahaan yang telah berdiri lebih dari lima dekade ini.
“Kami tidak pernah benar-benar pergi. Kami hanya terus berkembang mengikuti zaman. Sekarang orang-orang kembali mencari olahraga yang membuat mereka merasa bahagia, bukan merasa dihakimi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa playlist modern, gerakan yang terus diperbarui, serta komunitas yang ramah membuat Jazzercise kembali relevan bagi generasi muda.
“Orang datang bukan hanya untuk berolahraga, tetapi juga untuk tertawa, bergerak bersama, dan merasa menjadi bagian dari sebuah komunitas.”
Fenomena ini juga didorong oleh media sosial, terutama TikTok dan Instagram, yang dipenuhi video singkat berisi cuplikan kelas Jazzercise. Banyak kreator membagikan pengalaman mereka mengikuti kelas tersebut dan menyebutnya sebagai olahraga yang menyenangkan sekaligus efektif meningkatkan kebugaran tubuh.
Dengan perpaduan musik, tarian, latihan kekuatan, dan suasana yang lebih santai, Jazzercise membuktikan bahwa olahraga klasik pun dapat kembali populer ketika mampu beradaptasi dengan kebutuhan generasi baru.
Kebangkitan ini sekaligus menunjukkan bahwa tren kebugaran saat ini tidak lagi sekadar soal intensitas latihan, tetapi juga tentang pengalaman yang menyenangkan dan berkelanjutan.
