Arus Balik di Pelabuhan Parepare, 4 Armada Kapal Bertolak ke Kalimantan

Parepare, GPriority.co.id – Arus Balik Penumpang di pelabuhan Nusantara Parepare
Rabu (25/3) pada H + 4 Idul Fitri 1447 H.

Ada 4 Armada kapal laut yang bertolak dari Pelabuhan Nusantara Parepare. Ke 4 Armada kapal laut itu, akan berlayar ke sejumlah Pelabuhan di Wilayah Kaltim dan Kaltara di pulau Kalimantan.

Armada Kapal bertolak dari Pelabuhan Nusantara Parepare, antara lain ;

1.KM. Swarna Bahtera

Tujuan : Parepare – Balikpapan
Penupang : 265 Orang
Kendaraan

– Roda 2 : 11 Unit

– Roda 4/6 : 41 Unit
Berangkat : 13.40 WITA

2. KM.Price Soya
Rute : Parepare – Samarinda
Penumpng : 1.683 Orang

– Kendaraan*
Roda 2 : Nihil
Roda 4 : Nihil
Berangkat : 14.30 WITA

3.KM.Chatleya Express
Rute : Parepare – Bontang
Pnmpng : 832 orang

– Kendaraan
Roda 2 : Nihil
Roda 4 : Nihil
Berangkat : 15.00 WITA

4. KM.Pantokrator
Rute : Parepare – Bontang.
Penumpang : 312 Orang

– Kendaraan
Roda 2 : 5 Unit
Roda 4 : 2 Unit
Berangkat : 16.00 WITA.

Keberangkatan Arus Balik di Pelabuhan Nusantara Parepare ini, kembali dipantau Forkopimda Kota Parepare, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan arus balik Lebaran di Pelabuhan Nusantara Parepare pada Rabu (25/3).

Pantauan dipimpin Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto, bersama unsur Forkopimda yang terdiri dari KSOP, Pelindo, Kejaksaan Negeri, Polres, Kodim, serta perusahaan pelayaran.

Hermanto mengatakan kehadiran pemerintah bersama Forkopimda bertujuan memastikan kondisi arus balik Lebaran berjalan aman dan lancar.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Parepare bersama Forkopimda hadir melakukan pemantauan langsung di pelabuhan. Kami juga naik ke salah satu kapal yang akan berlayar menuju Kalimantan,” ujarnya.

“Dari hasil pemantauan bersama kapten kapal, kondisi cuaca dilaporkan aman dan jumlah penumpang yang berada di kapal sekitar 312 orang, diharapkan perjalanan pelayaran berjalan lancar dan kondisi cuaca baik, dan kamo ucapkan selamat berlayar hingga di pelabuhan tujuan.masing masing” harap Hermanto.

Editor: Dimas A Putra