Hadiri Penutupan MTQ Korpri VIII, Gubernur Maluku Utara Tegaskan Siap Jadi Tuan Rumah MTQ IX 2028

Pangkep, GPriority co.id – Dengan berakhirnya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Nasional 2026 di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, estafet tuan rumah kini resmi bergeser ke Maluku Utara.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda usai menerima pataka tuan rumah selanjutnya menyatakan Maluku Utara siap menerima amanah sebagai tuan rumah MTQ Korpri Nasional IX yang dijadwalkan berlangsung pada 2028.

Menurutnya, waktu yang tersedia akan dimanfaatkan untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan penyelenggaraan secara matang.

“Maluku Utara siap menjadi tuan rumah. Kita akan menyiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya, karena masih ada waktu sampai 2028 untuk melakukan persiapan,” kata Sherly.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional, Prof. Zudan, menegaskan, persiapan untuk MTQ berikutnya harus dimulai jauh hari.

“Sebaiknya berdampak luas dari lomba yang kita adakan atau festival, maupun dakwah yang kita lakukan,” harapnya.

Ia mendorong agar MTQ Korpri ke depan semakin terbuka terhadap pengembangan cabang perlombaan dan kegiatan pendukung, sehingga lebih banyak ASN dapat terlibat dan merasakan manfaatnya. Selama enam kali pelaksanaan MTQ secara luring dan satu kali daring, Prof. Zudan menyebut tidak pernah ada keberatan atau protes terkait penilaian.

Hal ini dinilai sebagai prestasi yang harus dijaga. Ia menekankan, MTQ Korpri harus memberi dampak lebih luas, tidak hanya bagi peserta lomba. Prof. Zudan juga mendorong agar karya peserta, khususnya kaligrafi, dapat dipamerkan dan dimanfaatkan untuk kepentingan sosial.

Ia bahkan mengusulkan mekanisme lelang, dengan hasilnya disalurkan untuk membantu masyarakat atau daerah yang membutuhkan. Estafet tuan rumah dari Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan menuju Maluku Utara pada 2028 disebut sebagai bukti keberlanjutan agenda MTQ Korpri sebagai kegiatan Nasional yang melibatkan ASN dari berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Dalam kapasitasnya sebagai organisasi profesi ASN, Korpri terus mendorong kegiatan yang memperkuat kebersamaan, partisipasi, dan karakter ASN. MTQ menjadi ruang silaturahmi sekaligus kompetisi yang mempertemukan ASN dari berbagai daerah.

“Yang penting bisa menambah keimanan, bisa meningkatkan ketakwaan kita dan nilai Qur’ani lebih masuk lagi ke jajaran birokrasi,” ungkap Prof. Zudan.

Usai rangkaian MTQ VIII Korpri di Pangkep selesai, Dewan Pengurus Korpri Nasional langsung mengalihkan fokus ke persiapan penyelenggaraan berikutnya di Maluku Utara. Harapannya, estafet ini membawa MTQ ke tingkat yang semakin baik, sekaligus memperluas partisipasi ASN dan masyarakat.

Reportase : Agustin Effendy

Foto : Istimewa