Heboh Antrean SPBU di Jakarta, BBM Jadi Naik 1 April?

Anteran kendaraan di SPBU Cikini, Jakarta, Selasa (31/3). Foto: GPriority/Dimas A Putra Anteran kendaraan di SPBU Cikini, Jakarta, Selasa (31/3). Foto: GPriority/Dimas A Putra

Jakarta, GPriority.co.id – Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Pertamina di Jakarta pada Selasa (31/3) malam. Lonjakan ini dipicu kabar yang beredar soal rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai 1 April 2026.

Dalam pantauan di beberapa SPBU pada pukul 20.00 WIB menunjukkan antrean kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, mengular hingga ke luar area pengisian. Warga tampak berbondong-bondong mengisi BBM untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga.

Salah satu konsumen, Ilham (27), mengaku sengaja mengantre sejak sore hari karena khawatir harga BBM benar-benar naik.

“Ya, sengaja takutnya naik beneran naik,” kata dia kepada GPriority.

Ia mengungkapkan telah mengantre sejak pukul 19.30 WIB di SPBU kawasan Cikini. Namun hingga pukul 20.10 WIB, dirinya belum mendapatkan giliran karena panjangnya antrean.

“Rame banget, kaget juga liat antrean sebenernya. Tapi mau gimana, harus diisi (BBM) karena dipake (motornya) besok,” tuturnya.

Dalam beberapa hari terakhir, publik dihebohkan dengan kabar rencana kenaikan harga BBM. Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax akan naik menjadi Rp17.000 per liter mulai April 2026.

Menanggapi isu tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan kenaikan harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi.

“Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi,” ujar Prasetyo.

Ia menjelaskan keputusan itu diambil setelah koordinasi antara pemerintah dan Pertamina, serta arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga kepentingan masyarakat.

“Kami berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas, yang lebih akurat,” ucapnya.