New York, GPriority.co.id – Seorang perempuan berusia 99 tahun asal New York menjadi sorotan karena kebiasaan tak biasa di usianya yang hampir menyentuh satu abad. Ia tetap rutin pergi ke gym hampir setiap hari. Kisah ini menjadi inspirasi tentang pentingnya gaya hidup aktif untuk umur panjang dan kesehatan optimal.
Perempuan bernama Shirley Goldman ini diketahui tetap menjalani rutinitas olahraga lima hingga enam kali seminggu. Bahkan, ia bangun setiap pagi pukul 05.30 untuk memulai harinya sebelum berangkat ke pusat kebugaran di tempat tinggalnya.
“Saya pergi sekitar lima atau enam kali seminggu ke mesin olahraga saya. Ini membuat saya merasa berenergi untuk menjalani hari, dan memberi saya sesuatu yang dinantikan setiap hari,” ujarnya dikutip dari laporan NY Post.
Meski usianya sudah sangat lanjut, Shirley tetap menjalani latihan yang terstruktur. Ia memulai dengan kardio selama 20 menit, baik di treadmill maupun sepeda statis untuk meningkatkan kesehatan jantung dan pemanasan otot.
Setelah itu, ia melanjutkan dengan latihan kekuatan ringan menggunakan beban 3 hingga 4 pon (sekitar 1,3–1,8 kg) serta resistance band. Semua latihan ini dilakukan dengan bimbingan pelatih kebugaran bersertifikat.
Tak hanya itu, ia juga rutin menjalani terapi fisik dua kali seminggu untuk menjaga keseimbangan tubuh, yang menjadi faktor penting dalam mencegah risiko jatuh pada lansia.
Shirley tidak terburu-buru saat berolahraga. Ia fokus menjaga teknik dan memastikan setiap gerakan dilakukan dengan benar demi mendapatkan manfaat maksimal.
Kebiasaan hidup aktif ternyata sudah dijalani Shirley sejak muda. Ia mengaku selalu menyukai aktivitas fisik, mulai dari bermain basket saat kecil hingga olahraga seperti golf, voli, dan tenis di masa dewasa.
“Sepanjang hidup saya, saya menikmati olahraga. Saya selalu menantikannya setiap hari,” katanya.
Meski pernah mengalami cedera pinggul ringan akibat kesalahan saat menggunakan treadmill, ia tidak berhenti berolahraga. Ia hanya menyesuaikan rutinitasnya sementara waktu hingga pulih.
Bagi Shirley, olahraga bukan hanya tentang kesehatan fisik, tetapi juga mental dan emosional. Ia merasakan perubahan besar setelah rutin bergerak setiap hari.
“Saya merasa sangat baik tentang diri saya sendiri. Saya merasa seperti orang baru, dan saya merasa hidup,” ungkap Shirley.
Selain olahraga, ia juga menjaga pola makan sehat dengan mengonsumsi buah, sayur, serta telur sebagai menu sarapan setelah latihan.
Ia juga menekankan pentingnya postur tubuh yang baik, yang menurutnya telah ia jaga sepanjang hidup dan berkontribusi pada kesehatannya saat ini.
Menjelang usia 100 tahun, Shirley masih memiliki semangat tinggi untuk tetap aktif. Ia bahkan mengajak orang lain, khususnya lansia, untuk tidak takut mencoba hal baru dan terus bergerak.
“Teruslah aktif, sibuk, jangan takut mencoba hal baru, dan itu baik untuk pikiran,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak bisa hidup tanpa olahraga selama masih diberi waktu.
“Saya dalam kondisi yang baik dan sehat. Saya tidak bisa dan tidak akan hidup tanpa olahraga,” kata Shirley.
Kisah Shirley Goldman menunjukkan bahwa kunci umur panjang tidak hanya berasal dari faktor genetik, tetapi juga gaya hidup. Aktivitas fisik yang konsisten terbukti membantu meningkatkan kesehatan jantung, kekuatan tulang, keseimbangan, serta kesehatan mental.
Di tengah meningkatnya gaya hidup sedentari, kisah ini menjadi pengingat bahwa tidak ada kata terlambat untuk memulai hidup sehat.
