Profil Alex Manninger: Eks Kiper Arsenal yang Tewas Dalam Kecelakaan Tragis

Alex Manninger, eks kiper Arsenal yang meninggal dalam kecelakaan tragis pada Kamis (16/4)/Foto : Dok. AFP Alex Manninger, eks kiper Arsenal yang meninggal dalam kecelakaan tragis pada Kamis (16/4)/Foto : Dok. AFP

Austria, GPriority.co.id – Kabar duka datang dari dunia sepak bola internasional. Mantan penjaga gawang Arsenal, Alex Manninger, dilaporkan meninggal dunia pada usia 48 tahun setelah mengalami kecelakaan tragis yang melibatkan kereta api di Austria.

Insiden tersebut terjadi pada Kamis (16/4) pagi waktu setempat di wilayah Salzburg. Berdasarkan laporan otoritas setempat, mobil yang dikendarai Manninger tertabrak kereta saat melintasi perlintasan rel.

“Mobil tersebut tertabrak dan terseret oleh kereta saat melintasi jalur,” ungkap pihak kepolisian dalam pernyataan resmi melalui laporan ESPN.

Petugas darurat yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya penyelamatan. Namun, meskipun telah dilakukan resusitasi intensif, nyawa Manninger tidak dapat diselamatkan. Polisi menegaskan bahwa ia berada sendirian di dalam kendaraan saat kejadian, sementara masinis kereta dilaporkan tidak mengalami luka.

Kronologi Kecelakaan Alex Manninger

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.20 pagi di sebuah perlintasan tanpa penjagaan di Nußdorf am Haunsberg, dekat Salzburg. Menurut laporan awal, kendaraan Manninger berada di jalur rel saat kereta melintas dan langsung menghantam mobil tersebut.

“Pengemudi berhasil dikeluarkan dari kendaraan oleh tim penyelamat, namun upaya resusitasi tidak berhasil,” demikian bunyi laporan resmi.

Peristiwa ini langsung mengguncang komunitas sepak bola, mengingat Manninger merupakan sosok yang cukup dikenal dan dihormati selama kariernya di Eropa.

Arsenal FC menjadi klub yang paling melekat dalam karier Manninger. Ia bergabung pada tahun 1997 dan menjadi bagian penting dari skuad yang meraih gelar Liga Inggris dan Piala FA musim 1997/1998.

Meski berstatus sebagai kiper pelapis di belakang David Seaman, Manninger sempat tampil gemilang ketika dipercaya menjadi starter. Ia bahkan mencatat beberapa clean sheet penting dan berkontribusi besar dalam kesuksesan tim.

Secara keseluruhan, ia mencatat lebih dari 60 penampilan bersama Arsenal sebelum melanjutkan karier ke berbagai klub Eropa seperti Juventus FC dan Liverpool FC.

Di level internasional, Manninger juga memperkuat tim nasional Austria dengan lebih dari 30 caps sepanjang kariernya.

Manninger dikenal sebagai kiper yang memiliki refleks cepat, ketenangan, dan dedikasi tinggi terhadap profesinya. Setelah pensiun pada 2017, ia memilih menjalani kehidupan yang lebih tenang di luar dunia sepak bola.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga komunitas sepak bola global. Banyak pihak menilai bahwa Manninger bukan hanya atlet hebat, tetapi juga sosok dengan karakter yang kuat.