Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan pergerakan jemaah haji dari hotel menuju Arafah mulai dilakukan hari ini, Senin (25/5) atau bertepatan dengan 8 Dzulhijjah.
Perjalanan jemaah menuju Arafah akan dilakukan secara bertahap dalam tiga gelombang keberangkatan, yakni pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu Arab Saudi.
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengimbau seluruh jemaah untuk mematuhi jadwal keberangkatan, mengikuti arahan petugas, tidak bergerak sendiri, serta tetap bersama rombongan selama proses perjalanan menuju Armuzna.
Maria menjelaskan, sejak Minggu (24/5) pukul 07.00 waktu Arab Saudi, Satuan Tugas Arafah telah mulai diberangkatkan ke lokasi guna memastikan kesiapan layanan Armuzna. Persiapan tersebut meliputi pengecekan akhir tenda, konsumsi, transportasi, layanan kesehatan, bimbingan ibadah, perlindungan jemaah, hingga proses penerimaan jemaah di Arafah.
“Fase Armuzna adalah tahapan paling penting dan paling padat. Karena itu, seluruh layanan harus benar-benar siap agar jemaah dapat menjalankan puncak ibadah haji dengan tertib, aman, nyaman, dan khusyuk,” kata Maria dalam keterangannya, dikutip Senin (25/5).
Ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik dengan memperbanyak istirahat, makan secara teratur, minum air yang cukup, serta membawa barang seperlunya.
Selain itu, Maria mengajak seluruh jemaah dan petugas untuk saling peduli, terutama terhadap jemaah lansia, penyandang disabilitas, perempuan, dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu.
“Jika melihat jemaah berjalan sendiri, tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan, segera arahkan kepada petugas terdekat. Keselamatan jemaah adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Maria pun meminta doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar puncak ibadah haji 2026 berjalan lancar dan seluruh jemaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan ibadah.
