New York. GPriority.co.id – Spanyol resmi mengukuhkan diri sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium (MetLife Stadium), Minggu (19/7) waktu setempat.
Gol semata wayang dicetak Ferran Torres pada menit ke-106, sekaligus mengakhiri perjuangan Argentina mempertahankan gelarnya.
Laga puncak ini menjadi penutup turnamen terbesar sepanjang sejarah dengan 48 peserta. Selain pertandingan yang berlangsung sengit, upacara penutupan juga mencuri perhatian karena menghadirkan deretan bintang dunia seperti Laura Pausini, Robbie Williams, Nicole Scherzinger, Jennifer Hudson, hingga penampilan spesial Tom Cruise sebelum kick-off.
Sementara itu, untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, FIFA menggelar halftime show bergaya Super Bowl. Penampilan tersebut dimeriahkan oleh Shakira, Madonna, Justin Bieber, BTS, Burna Boy, serta Chris Martin dari Coldplay sebagai kurator pertunjukan yang mendukung program FIFA Global Citizen Education Fund.
Chief Operating Officer FIFA World Cup 2026, Heimo Schirgi, mengatakan bahwa penutupan turnamen dirancang sebagai perayaan yang menyatukan musik, budaya, dan sepak bola.
“Menggema semangat upacara pembukaan yang menyambut dunia di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, upacara penutupan akan membawa Piala Dunia FIFA 2026 kembali ke titik awal melalui musik, budaya, dan sepak bola, sebelum kita memulai pertandingan yang sangat dinantikan untuk menentukan juara turnamen bersejarah ini,” ujar Schirgi.
Kemenangan atas Argentina membuat Spanyol kini mengoleksi dua gelar Piala Dunia, setelah sebelumnya menjadi juara pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan ketika mengalahkan Belanda 1-0 lewat gol Andrés Iniesta. Gelar 2026 menjadi trofi kedua La Roja sepanjang sejarah Piala Dunia.
Di sisi lain, Argentina tetap menjadi salah satu negara tersukses di ajang ini dengan tiga gelar juara dunia, yakni pada 1978, 1986, dan 2022. Tim Tango datang ke final 2026 sebagai juara bertahan, namun harus puas menjadi runner-up setelah gagal membendung dominasi permainan Spanyol sepanjang pertandingan.
Final Piala Dunia 2026 pun dikenang bukan hanya karena keberhasilan Spanyol meraih trofi kedua, tetapi juga karena menghadirkan konsep hiburan baru yang memadukan sepak bola dan pertunjukan musik kelas dunia. Meski menuai pro dan kontra dari sebagian penggemar, FIFA menilai inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas daya tarik olahraga paling populer di dunia.
