Heboh MUI-Baznas Terbitkan Buku “Islam ala Prabowo”, Apa Isinya?

Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan buku berjudul “Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam”/Foto : Dok. Istimewa Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan buku berjudul “Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam”/Foto : Dok. Istimewa

Jakarta, GPriority.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan buku berjudul “Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam”.

Buku itu mengulas sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto, mulai dari kehidupan pribadi, perjalanan karier militer hingga kiprahnya sebagai kepala negara.

Buku tersebut diinisiasi Ketua MPR Ahmad Muzani dan Ketua MUI KH Anwar Iskandar. Karya Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush’ab Muqoddas itu disusun dengan pendekatan multidisiplin dan melibatkan pandangan sejumlah tokoh agama serta akademisi, termasuk KH Said Aqil Siraj dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti.

Ketua Umum MUI Anwar Iskandar mengatakan buku tersebut dapat menjadi gambaran mengenai bagaimana nilai-nilai Islam diterapkan dalam kepemimpinan. Menurutnya, Islam tidak hanya berkaitan dengan simbol keagamaan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

“Buku ini memberi inspirasi bahwa Islam bukan hanya simbol, melainkan substansi yang dapat diwujudkan dalam kebijakan pro-rakyat. Kehadiran Presiden Prabowo di panggung kepemimpinan adalah contoh bagaimana nilai Islam bisa membumi,” ujar Anwar sebagaimana dikutip dari ANTARA.

Soroti Perhatian Prabowo pada Palestina

Salah satu bagian yang menjadi perhatian dalam buku Islam ala Prabowo adalah sikap Prabowo terhadap isu Palestina. Buku tersebut menyoroti konsistensi Prabowo dalam menyuarakan persoalan Palestina di forum internasional, termasuk melalui pidatonya dalam KTT D8 di Mesir pada 2024.

Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Syun juga memberikan apresiasi yang dimuat dalam buku tersebut. Sorotan terhadap Palestina menjadi bagian dari pembahasan mengenai kiprah Prabowo dalam isu-isu dunia Islam dan diplomasi internasional.

Tujuan Pembuatan Buku

Ketua Baznas Noor Achmad menyebut penerbitan buku tersebut sejalan dengan upaya memperkuat literasi keagamaan dan kebangsaan. Baznas ingin memperkenalkan sisi keislaman Prabowo sekaligus mengajak masyarakat melihat nilai kepedulian terhadap rakyat.

“Peluncuran buku ini adalah bagian dari gerakan literasi keagamaan. Kami mendukung penuh upaya memperkenalkan sisi keislaman Presiden Prabowo sekaligus mengajak masyarakat meneladani kepedulian dan keberpihakan beliau pada rakyat kecil,” kata Noor.

Pihak penerbit menyebut buku ini memiliki tiga tujuan utama, yakni menghadirkan perspektif yang belum banyak dibahas mengenai sisi keislaman Prabowo, memberikan inspirasi mengenai penerapan nilai Islam dalam kepemimpinan yang inklusif, serta memperkuat literasi keagamaan berbasis kebangsaan.