Krisis Kesehatan Jiwa Meningkat, Kemenkes: Healing119 Terima 600 Panggilan Setiap Hari

Healing119 merupakan layanan dukungan psikologis awal yang disediakan pemerintah bagi masyarakat yang mengalami tekanan emosional, keputusasaan, atau berada dalam kondisi krisis kesehatan jiwa/Foto : Ilustrasi Dok. iStock Healing119 merupakan layanan dukungan psikologis awal yang disediakan pemerintah bagi masyarakat yang mengalami tekanan emosional, keputusasaan, atau berada dalam kondisi krisis kesehatan jiwa/Foto : Ilustrasi Dok. iStock

Jakarta, GPriority.co.id – Layanan konsultasi kesehatan jiwa Healing119 milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kini menerima sekitar 500 hingga 600 kontak setiap hari melalui telepon maupun WhatsApp. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan saat layanan kembali diaktifkan pada Juli 2025 yang mencatat sekitar 350–400 kontak per hari.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes, Imran Pambudi, mengatakan peningkatan jumlah pengguna Healing119 menjadi sinyal positif karena semakin banyak masyarakat yang mulai memanfaatkan layanan bantuan ketika menghadapi krisis kesehatan jiwa.

Namun, menurut Imran, tingginya jumlah kontak juga menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap dukungan psikologis masih cukup besar.

“Kalau di awal, awal-awal itu yang menghubungi sekitar 350-400 lah. Tapi sejak Februari tahun ini naik terus. Saat ini mungkin sudah 500-600-an per hari,” ujar Imran dalam temu media dalam rangka Hari Pencegahan Bunuh Diri di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Selama lebih dari setahun beroperasi, Healing119 Kemenkes telah menerima lebih dari 220 ribu kontak melalui telepon dan WhatsApp. Dari jumlah tersebut, terdapat ribuan kontak dari masyarakat yang menyampaikan bahwa mereka memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup.

Healing119 merupakan layanan dukungan psikologis awal yang disediakan pemerintah bagi masyarakat yang mengalami tekanan emosional, keputusasaan, atau berada dalam kondisi krisis kesehatan jiwa.

Layanan ini dapat diakses tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan. Kemenkes juga menjelaskan bahwa Healing119 dapat digunakan secara anonim dan tersedia bagi masyarakat secara nasional.

Di tengah meningkatnya pemanfaatan layanan tersebut, pencatatan kasus bunuh diri di Indonesia juga masih menjadi perhatian. Data yang disampaikan Kemenkes menunjukkan kasus bunuh diri yang dilaporkan kepada kepolisian meningkat dari 1.332 kasus pada 2023 menjadi 1.403 kasus pada 2024, kemudian kembali meningkat pada 2025.

Kemenkes menilai angka tersebut belum tentu menggambarkan keseluruhan kasus karena masih ada kejadian yang tidak dilaporkan.
Imran menegaskan bahwa bunuh diri merupakan persoalan kesehatan yang serius, tetapi dapat dicegah. Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap orang di sekitarnya dan tidak menghakimi mereka yang sedang mengalami tekanan.

“Tidak perlu menjadi seorang tenaga kesehatan yang profesional untuk mulai peduli,” ujar Imran.

Masyarakat yang membutuhkan dukungan kesehatan jiwa dapat mengakses Healing119 melalui situs resmi healing119.id atau menghubungi 119 ekstensi 8. Layanan tersebut ditujukan sebagai dukungan awal, sementara masyarakat yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dapat diarahkan ke fasilitas kesehatan atau tenaga profesional.