Peringati Black January, Dubes Azerbaijan Kenang Pembantaian 147 Sipil

Setiap tanggal 20 Januari, masyarakat Azerbaijan menggelar peringatan peristiwa tragis yang terjadi di tahun 1990.

 

Peringatan yang dikenal juga sebagai  Black January digelar untuk mengenang pembantaian 147 warga sipil di Baku pada 20 Januari 1990 atau tepatnya pada malam kemerdekaan Azerbaijan.

 

Dalam siaran persnya secara virtual pada 20 Januari 2022, Dubes Azerbaijan untuk Indonesia menjelaskan mengenai tragedi berdarah tersebut. Menurut Dubes Azerbaijan, Peristiwa itu terjadi  di saat penduduk tengah bersuka cita menyambut malam kemerdekaan Azerbaijan. Tiba-tiba saja  26.000 tentara Uni Soviet menyerbu Baku, Sumgait, serta kota-kota Azerbaijan lainnya. Akibat intervensi militer ini, 147 warga sipil tewas dan 744 luka berat. Peristiwa ini tercatat dalam sejarah Azerbaijan modern sebagai “Januari Hitam”.

Sebelum peristiwa tragis ini terjadi, klaim teritorial tak berdasar dari Armenia terhadap Azerbaijan pada akhir 1980-an mendapat dukungan penuh dari Uni Soviet. Tak hanya itu mereka juga melakukan deportasi yang sangat kejam dan brutal terhadap ratusan ribu orang Azerbaijan dari Armenia.

Gerakan ini tentu saja  mendorong Azerbaijan untuk melakukan perluasan gerakan melawan Pemerintah Soviet di Azerbaijan. Soviet yang mengetahui gerakan ini segera mengerahkan tentaranya untuk mencegah gerakan nasional dan mematahkan keinginan rakyat Azerbaijan untuk merdeka. Dalam gerakan tersebut, tentara Uni Soviet tak segan-segan melakukan pembantaian terhadap penduduk yang damai, dan tidak melanggar norma-norma hukum internasional, sebagai Konstitusi bekas Uni Soviet.

Pembantaian ini pun mendapat kutukan dari Haidar Aliyev sebagai pemimpin Nasional Azerbaijan. Dalam konferensi pers di Perwakilan Tetap Azerbaijan di Moskow Haidar Aliyev menuntut penilaian politik atas pembantaian terhadap rakyat Azerbaijan dan meminta hukuman bagi para pelakunya. Pada sidang khusus Milliter Majlis (Parlemen) pada bulan Februari 1994, pembunuhan brutal terhadap orang-orang yang tidak bersalah pada tanggal 20 Januari 1990 dianggap sebagai agresi dan kejahatan militer, dan sebagai hasil dari musyawarah pada bulan Maret 1994, keputusan “Tentang tragedi peristiwa yang dilakukan di Baku pada 20 Januari 1990” diadopsi. Sejak itu, 20 Januari diperingati sebagai Hari Berkabung Nasional.(Hs.Foto.Dubes Azerbaijan.