GPRIORITY.CO.ID. Morowali — H.Yusman SE.M.Si. usai dilantik sebagai Plt.Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah, Jum,at 4 Februari 2022 lalu, mengatakan Ia bersama jajaran OPD lainnya siap mendukung dan menuntaskan program “Sejahtera Bersama” Bupati Morowali H.Taslim hingga masa akhir jabatanya.
Penegasan ini diungkapkan H.Yusman SE.M.Si. ditemui media di salah satu area kuliner di sudut kota Morowali Minggu, 6 Februari 2022 lalu.
Kadis Definitif PTSP Kabupaten Morowali ini, mengatakan, organisasi perangkat daerah (OPD) harus mendukung Visi misi Kepala Daerah mengarah pada Sejahtera Bersama, utamanya OPD yang bersentuhan langsung dengan kebijakan kebutuhan mendasar masyarakat, seperti Dinas Kesehatan, Pendidikan, Pertanian, Perumahan, Pekerjaan Umum dan OPD strategis lainya.
“Kita berharap capaian kinerja setiap OPD harus berakhir pada perwujudan Sejahtera Bersama, sebagai tujuan visi misi Kepala Daerah Morowali,
dan itu akan menjadi evalusi dan pertanggung jawaban di DPRD nantinya, olehnya kita harus mampu mewujudkan program itu dengan maksimal” harap H.Yusman.
Dikatakanya, hingga saat ini pencapaian program Sejahtera Bersama mencapai 60 hingga 70% , dan sisa 2 tahun masa jabatan yang ada harus difokuskan OPD, ungkapnya lagi.
“Sisa waktu yang ada, kita mesti lebih konsen, serapan dana mesti sudah mencapai 90%, bantuan ke petani juga harus lebih rinci, seperti berapa luas bantuan lahan yang dibutuhkan, berapa banyak traktor, pinjaman modal, sisa target dari 2.000 rumah dan lainnya, mesti lebih dirincikan” ungkap Yusman.
H.Yusman, yang baru saja dilantik sebagai plt. Sekda ini, mengaku, sebagai Koordinator Anggaran, Ia berharap anggaran anggaran OPD yang tidak berpihak pada kebijakan Sejahtera Bersama dipangkas, itu untuk lebih mengfokuskan pencapaian Program Sejahtera Bersama, terangnya lagi.
Dijelaskanya Sekda sebagai pembantu Bupati, ikut bantu penggunaan anggaran, yang berarah pada Kesejahteraan pegawai dan kesejahteraan masyarakat.
Diketahui Morowali saat ini sebagai Kabupaten Industri, namun tidak berpengaruh pada masalah Nasional Pandemi Covid 19, di Morowali perusahaan perusahaan tidak memberlakukan PHK, justru kegiatan industri di Morowali mampu memberikan dampak pada semua sektor usaha kecil menegah di Morowali. (Ae)
