Jakarta,GPriority.co.id – Mandi sambil sampoan terasa nyaman dan segar serta harum di kulit kepala. Namun ketika menemukan potongan rambut setelah membilasnya, membuat kekhawatiran tentang kesehatan rambut kita.
Pakar kesehatan kulit kepala menganggap bahwa rambut rontok setelah keramas merupakan hal yang normal. Namun akan sangat berbahaya jika muncul kerontokan rambut yang lebih parah.
Masalah yang terjadi di kulit kepala seperti rambut rontong, kulit kepala kering hingga iritasi dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah penggunaan sampo dengan kandungan zat kimia secara berlebihan. Berikut adalah 7 bahan sampo yang harus dihindari untuk mengurangi kerontokan pada rambut:
1. Sulfat
Sulfat seperti Sodium Lauryl Sulfate dan Ammonium Lauryl Sulfate adalah bahan umum yang ditambahkan ke sampo. Sampo kandungan sulfat merupakan jenis sampo dengan deterjen yang kuat dan berbusa sebagai pembersih.
Namun kandungan sulfat dapat membuat rambut kering, kusut, lemas, dan kusut, sehingga menyebabkan kerusakan dan kerontokan rambut.
2. Natrium klorida
Natrium klorida (garam) ditambahkan ke sampo sebagai zat pengental. Penggunaan sampo natrium klorida yang optimal terbukti baik untuk kulit kepala dan rambut, terutama pada orang yang memiliki kulit kepala berminyak.
Namun bila sampo natrium klorida digunakan secara berlebihan mengakibatkan konsentrasi tinggi di area kepala dengan menyebabkan kulit kepala gatal, kering, dan rambut rontok berlebihan.
3. Formaldehida
Formaldehida (pengawet) ditambahkan ke sampo untuk meningkatkan umur simpan produk dan menjaganya tetap stabil. Jumlah optimal pengawet yang ditambahkan dalam produk kosmetik dianggap aman.
Namun, sampo dengan kandungan formaldehida tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada rambut, alergi, rambut rontok, dan ruam di kulit kepala. Selain itu, sampo dengan kandungan tersebut juga menyebabkan iritasi dan alergi pada area sekitar kepala.
4. Alkohol
Kandungan alkohol (Cetearyl, Stearyl, dan Cetyl) jika ditambahkan ke sampo dan dicampur dengan sulfat dapat mengakibatkan kulit kepala menjadi kering dan menghilangkan minyak alami pada kulit kepala. Hal ini yang menjadi penyebab rambut sering rontok.
5. Propilen Glikol dan Propilparaben
Propylene Glycol dan Propylparaben ditambahkan ke shampo sebagai humektan yang membantu nutrisi ke kulit kepala. Namun, kandungan humektan tinggi dapat mengiritasi kulit kepala yang menyebabkan kerontokan rambut dan mengurangi hormon pertumbuhan rambut.
6. Wewangian
Pewangi dan pewarna buatan harus selalu dihindari, terutama jika memiliki kulit kepala dan rambut yang sensitif. Meskipun meninggalkan bau yang menyenangkan setelah keramas, bahan ini menyebabkan iritasi kulit kepala yang parah dan rambut akan sering rontok.
7. Phthalates
Phthalates ditambahkan ke sampo sebagai fiksatif atau pelarut parfum. Dampak Phthalates mirip dengan wewangian buatan. Bahkan pelarut dapat berdampak negatif pada kesehatan kulit kepala dan mengganggu sistem hormonal pada pertumbuhan rambut. (Hn.)
