Sentuhan Ajaib Poppy Dharsono Bikin Kulit Garut lebih Fashionable di IFW 2023

Jakarta,GPriority.co.id-Garut dikenal sebagai gudangnya jaket kulit. Potensi inilah yang mendorong desainer kondang Poppy Dharsono mendorongnya untuk maju hingga menjangkau pasar dunia.

“Garut telah dikenal cukup lama dengan industri material kulit atau leather yang khas. Sayangnya, belum banyak desainer yang membawa leather dengan kreasi yang unik dan berbeda, padahal material kulit ini bisa mendapat pasar besar dari peminat busana leather,” jelas Ketua Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Poppy Dharsono.

Sekedar informasi kerajinan kulit di Garut sudah mulai ada sejak 1921. Selama lebih dari satu abad, Poppy mengaku tak menemukan banyak perubahan dengan material leather Garut baik dari segi desain hingga kualitas bahan. “Saya datang ke Garut dan saya lihat desainnya begitu-begitu saja. Banyak yang harus ditingkatkan jika kita ingin mendorong leather Garut dikenal di Indonesia dan kancah global,” kata Poppy Dharsono.

Untuk itulah dirinya berkolaborasi dengan Pemkab Garut. Hasilnya sangat mengagumkan di panggung IFW, kerajinan kulit Garut lebih Fashionable dan modist.

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, pemerintah daerah terbantu dengan kolaborasi dan pelatihan yang dilakukan APPMI untuk membuat leather semakin dikenal. “Dua tahun lalu, bu Poppy melakukan kurasi tentang material kulit Garut. Hasilnya, harus banyak dibenahi tidak Cuma dari segi desain saja, tetapi juga kualitas bahan,” kata Rudy di Panggung IFW 2023.

Rudy menyebut, produk kulit Garut sudah mulai melakukan pendekatan kualitas dalam beberapa tahun ini. Peningkatakan produk akan terus dilakukan sehingga material mentahnya akan semakin berkualitas. Peningkatan kualitas ini pun akan mempengaruhi harga dari kulit Garut.

Upaya ini turut didorong oleh Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Anggaran sebesar Rp12 Miliar digelontorkan demi membuat rumah produksi yang mendukung dunia fashion Garut, termasuk dalam hal pengembangan material leather. Di dalam rumah produksi itu, akan ada sejumlah desainer yang mendukung kegiatan kreasi produksi kulit Garut.

“Kita punya rencana besar membangun industri kulit di Garut. Umur kulit Garut sudah sama dengan Gucci, tapi kelas kita perkembangannya jauh. Kita sudah tidak bisa menggunakan mental negara berkembang jika ingin fashion kita naik kelas,” jelas Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki

Di IFW 2023, Poppy Dharsono membawakan 24 koleksi kolaborasinya bersama UKM fashion kulit di Garut. (Hs.Foto: Hs)