Pemprov Kaltim Komitmen Gunakan Produk Dalam Negeri

Penulis : y/s/k/Ponco | Editor : Haris | Foto : S.Syaiful Al Qadrie


Jakarta, Gpriority.co.id – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr H Isran Noor menegaskan, pihaknya akan terus mendorong penggunaan produk dalam negeri. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Business Matching 2023 di Istora GBK, Rabu (15/03).

Gubernur menegaskan semua stakeholder di Kaltim didorong untuk penggunaan produk dalam negeri. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, serta Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi. Termasuk arahan Presiden Joko Widodo di Business Matching 2023 dimana ditegaskan pentingnya belanja produk dalam negeri untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi bangsa.

Isran menerangkan, transaksi katalog untuk Pemerintah Provinsi Kaltim sekarang diakuinya, telah mencapai lebih Rp2,6 triliun, dari total belanja penyedianya sekitar Rp5 triliun lebih. “Berarti sudah 50 persen lebih bahwa pembelanjaan kita katalog,” ujarnya seperti dilansir dari laman Pemprov.

Khusus barang habis pakai semua sudah menggunakan produk dalam negeri, kecuali produk kesehatan berteknologi tinggi juga komputer. “Ya seperti kata Bapak Presiden tadi, hanya peralatan kesehatan canggih yang belum bisa kita produksi, juga perangkat komputer, tapi nilainya tidak besar,” tandasnya.

Sedangkan untuk tahun 2023, menurutnya saat penyusunan anggaran BPKAD telah menyusun estimasi atau komitmen pelaksanaan PDN ini sekitar 80 persen dari total belanja Pemerintah Provinsi Kaltim. “Target 95 persen ini kan baru muncul hari ini, kalau tahun lalu hanya sekitar 50 persen,” pungkasnya.