Studi Menyebut Penggemar Kpopers dan Wibu Miliki Tingkat Kebahagiaan Lebih Tinggi, Masa Sih?

Penulis: Dimas | Editor: Lina F | Foto: Istimewa

Jakarta,GPriority.co.id-Jadi seorang kpopers & wibu emang selalu dapet stigma negatif di masyarakat. Salah satunya adalah dinilai terlalu obsesif dan fanatik ke idolanya.

Namun jangan salah, ternyata ada sebuah studi yang membuktikan kalau jadi seorang wibu & kpopers bisa bikin tingkat kebahagiaan manusia lebih tinggi.

Penelitian yang dipublikasikan lewat Journal of the Korean Society of School Health, melibatkan mahasiswa di Korea yang terbagi menjadi otaku dan non otaku.

Otaku di studi ini termasuk orang yang tertekan pada selebriti, komik, animasi, figur, scifi hingga game.

Nah, dari kelompok itu kemudian diidentifikasi bahwa ada 30% otaku dan 70% sisanya bukan otaku. Kemudian, tim peneliti mencoba mengukur tingkat kebahagiaan tiap grup dengan menggali sejumlah pertanyaan. Contohnya ‘apakah kamu pernah menyesali uang yang kamu keluarkan untuk mengejar kesukaanmu?’ atau ‘apakah kamu lalai pada kewajiban biasamu untuk mengejar kesukaanmu?’.otaku dan 70% sisanya bukan otaku. Kemudian, tim peneliti mencoba mengukur tingkat kebahagiaan tiap grup dengan menggali sejumlah pertanyaan. Contohnya ‘apakah kamu pernah menyesali uang yang kamu keluarkan untuk mengejar kesukaanmu?’ atau ‘apakah kamu lalai pada kewajiban biasamu untuk mengejar kesukaanmu?’.

Alhasil, non-otaku memiliki skorakhir 40,21. Sementara itu, otaku ternyata lebih tinggi beberapa poin, tepatnya 43,17.otaku memiliki skorakhir 40,21. Sementara itu, otaku ternyata lebih tinggi beberapa poin, tepatnya 43,17.

“Beberapa aktivitas dapat meningkatkan kebahagiaan seseorang dengan membuat target mereka dan terhubung dengan minat mereka,” kata Park, dilansir Korea Times.

“Persepsi negatif dari ‘deokjil’ harus diubah. Mereka sebenarnya bisa berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan mental anak muda,” lanjutnya.

Diketahui, Deokjil adalah istilah Korea yang maknanya hampir mirip dengan otaku.deokjil’ harus diubah. Mereka sebenarnya bisa berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan mental anak muda.