BPMP Gorontalo Dukung Peran Mahasiswa Melalui Program Kampus Mengajar

Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F | Foto: Kemdikbud.go.id

Jakarta, Gpriority.co.id— Pelaksanaan Program Kampus Mengajar telah masuk angkatan keenam. Hal itu ditandai dengan pelepasan 21.409 mahasiswa seluruh Indonesia untuk bertugas di sekitar 4.000 lebih sekolah sasaran, antara lain SD, SMP, dan SMK, yang berlangsung pada Kamis (10/8) lalu.

Dukungan dari BPMP Provinsi Gorontalo terhadap pelaksanaan Program Kampus Mengajar disampaikan langsung oleh Kepala BPMP Gorontalo, Rudi Syaifullah.

Rudi menyampaikan, bahwa kehadiran mahasiswa di Program Kampus Mengajar diharapkan bisa memberi dampak yang signifikan dalam membantu sekolah-sekolah yang memang butuh asistensi dan perhatian lebih.

“Selain berdampak bagi siswa, kami yakini kehadiran mahasiswa Program Kampus Mengajar juga dapat memberikan manfaat kepada guru dan tenaga kependidikan di sekolah sasaran untuk bisa sesegera mungkin mengadaptasi teknologi terkini baik dalam pengajaran dan kegiatan administrasi lainnya,” ungkap Rudi.

“Kami masih banyak menemui guru-guru yang kurang memahami cara mengoperasikan berbagai alat teknologi serta platform pembelajaran terkini,” terangnya.

BPMP Gorontalo juga berkomitmen untuk memberikan pendampingan kepada mahasiswa selama penugasan Kampus Mengajar Angkatan 6 berlangsung.

Dukungan yang akan diberikan beberapa di antaranya berupa advokasi mahasiswa bersama dinas pendidikan setempat, serta melaksanakan monitoring dan evaluasi mengenai dampak yang bisa dirasakan sekolah.

“Saya berharap mahasiswa yang bertugas ke sekolah-sekolah yang ada di Provinsi Gorontalo bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ucap Rudi.

“Pelajari program kerja apa yang diperlukan oleh sekolah melalui Analisa rapor pendidikan dan jangan sungkan untuk bertanya kepada guru serta dinas pendidikan. Tidak lupa, jalankan berbagai program yang mendorong Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5),” pesan Rudi.