Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F | Foto: Unsplash.com/@iuz_official
Jakarta, GPriority.co.id— Kementerian Agama menyatakan, masih ada 26 jemaah haji Indonesia tahun ini yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Dilaporkan, Jemaah dirawat di RSAS di Madinah, Makkah, dan Jeddah.
“Sampai hari ini masih ada 26 jemaat yang dirawat. Sebanyak 12 jemaah dirawat di RS Madinah, 11 jemaah di RS Makkah, dan 3 jemaah di RS Jeddah,” terang Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam di Jeddah, Selasa (29/8).
Menurut Nasrullah, Tim KUH KJRI Jeddah terus lakukan pendampingan terhadap jemaah haji yang dirawat di RS Arab Saudi. Melansir dari Kemenag.go.id, saat ini tercatat ada 10 jemaah yang sudah mendapatkan surat keterangan layak terbang dan sedang diproses kepulangannya.
“Ada lima jemaah yang di Makkah dan lima jemaah di Madinah yang sedang dalam proses untuk diantar pulang ke Tanah Air,” sebutnya.
Operasional haji 1444 H dinyatakan berakhir oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas pada 5 Agustus 2023. Saat itu, tercatat masih ada 77 jemaah haji Indonesia yang dirawat di RSAS Arab Saudi.
“Sampai dengan hari ke 24 pasca penutupan operasional haji, dari 5-29 Agustus, ada 35 jemaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi,” ungkapnya.
“Sebanyak enam belas jemaah secara bertahap sudah diantar pulang ke Tanah Air,” sambungnya.
Kepulangan jemaah haji Indonesia ini didampingi Tim Konsul Haji KJRI Jeddah. Setibanya di tanah air, mereka dijemput tim Direktoral Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU). Jika kondisinya stabil, maka jemaah langsung diantar ke keluarganya.
