Contoh Singapura, Pemprov DKI Bakal Bikin Pulau dari Sampah

Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun pulau berbahan sampah serta fasilitas pengolahan sampah ramah lingkungan yang terletak di Teluk Jakarta ataupun wilayah lautan Kepulauan Seribu. Rencana ini diketahui, diadopsi dari negara Singapura dan Maladewa yang lebih dulu melakukan hal tersebut.

“Kedua negara tersebut bisa dijadikan best practice dalam upaya pengelolaan sampah standar global. Karena, sama-sama kita ketahui bahwa Singapura unggul dari aspek ekonomi dan Maladewa unggul dari sektor pariwisata yang berkelanjutan,” ujar Kepala DLH Provinsi DKI Jakarta Asep Kuswanto dikutip PPID DKI Jakarta, Selasa (14/5).

Asep Kuswanto menjelaskan, konsep fasilitas pengolahan sampah ramah lingkungan. kata dia, akan dilengkapi tempat menampung lumpur dari hasil pengerukan 13 sungai yang nantinya bisa terbentuk pulau-pulau kecil dari hasil proses tersebut yang kemudian dapat dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

“Kota Jakarta harus memiliki fasilitas pengolahan sampah ramah lingkungan yang mampu menampung dan mengolah sampah dalam volume yang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan hingga 50 tahun ke depan,” tuturnya.

Saat ini, kata Asep di Jakarta sudah memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R (reduce, reused, recycle) dan RDF Plant.

Asep menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan mengkaji secara mendalam terhadap pembangunan fasilitas tersebut dengan mengundang para ahli lingkungan untuk melakukan perencanaan serta menyusun feasibility study.

“Hal ini seiring dengan arah pembangunan Jakarta sebagai kota global yang terus berinovasi dan mengikuti standar kota global lainnya dalam upaya pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan. Jadi, ini bukan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) ya atau seperti landfill di TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) Bantargebang. Ini fasilitas yang lebih ramah lingkungan,” kata Asep.

Foto: PPID DKI Jakarta