Menko Airlangga: ISEF 2024 Majukan Ekonomi Syariah di Indonesia

Menko Airlangga: ISEF 2024 Majukan Ekonomi Syariah di Indonesia Menko Airlangga: ISEF 2024 Majukan Ekonomi Syariah di Indonesia

Jakarta, GPriority.co.id – Menko Airlangga Hartarto, turut menghadiri ISEF 2024 di JCC Senayan, pada Rabu (30/4).

Dalam sambutannya, Menko Airlangga memberikan apresiasi terhadap berbagai pihak yang telah berperan penting dibalik kesuksesan ISEF 2024.

Menko Airlangga mengatakan jika ISEF 2024 berperan penting dalam memajukan ekonomi syariah di Indonesia. Termasuk juga dalam membantu pertumbuhan ekonomi sesuai target Presiden Prabowo.

“Sebagaimana kita sering dengar bersama, Bapak Presiden menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 8% di tahun 2029. Ini bukan hal yang mustahil, mengingat Indonesia pernah mencapai rata-rata pertumbuhan 7,3% di periode 1986 sampai 1997. Bahkan (mencapai) 8,2% di tahun 1995,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menko Airlangga mengungkap jika perekonomian global saat ini belum kembali normal dan merupakan dampak dari long COVID-19. Saat ini menurutnya, rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada di angka 3%.

“Oleh karena itu, pertumbuhan ekonomi ini perlu didorong, melalui sumber pertumbuhan baru, adaptasi, dan inovasi, agar kita mencapai pendapatan di atas pendapatan menengah,” tegasnya.

Ekonomi dan Keuangan Syariah Berperan Penting Dalam Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Lebih lanjut, Menko Airlangga mengatakan jika ekonomi dan keuangan syariah mempunyai peran penting dalam pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

“Dengan penduduk muslim sebanyak 87%, hal ini sangat potensial untuk perkembangan ekonomi dan keuangan syariah. Berdasarkan Global Islamic Index, kita posisinya ke-tiga di bawah Malaysia,” ungkapnya.

Menurut Menko Airlangga, ekonomi dan keuangan syariah juga sangat mendukung UMKM di Indonesia.

“Di dalam RPJPN 2025-2045, pemerintah Indonesia menargetkan Indonesia Emas dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat. Untuk itu, visi pengembangan keuangan syariah dan produk halal menjadi sangat penting,” jelas Menko Airlangga.

Untuk mencapai visi Asta Cita 2, Presiden Prabowo dengan Kabinet Merah Putih bertekad untuk mendorong kemandirian nasional, salah satunya kemajuan ekonomi syariah.

Di akhir sambutannya, Menko Airlangga juga mengapresiasi kinerja Bank Indonesia (BI) yang menciptakan sistem pembayaran halal dan telah dinantikan oleh berbagai pihak.

Dirinya juga berharap, 4 program strategis yang dicanangkan oleh BI pada ISEF 2024 dapat semakin memperkuat ekonomi syariah.

“Sejak diinisiasi oleh BI, saya harapkan ada kerja sama BPJPH dengan BI, dan BI juga sebaiknya tidak tanggung-tanggung untuk mendorong digitalisasi, traceability, BPJPH halal. Agar apa yang ingin kita capai bisa langsung terhubung dengan apa yang diresmikan pada hari ini,” harap Menko Airlangga.

Foto : GPriority/Nindya Farhah Azzahrah