Jakarta, GPriority.co.id – Penelitian terbaru mengungkap jika sebanyak 71.000 wanita Indonesia memilih childfree alias tidak ingin punya anak.
Berdasarkan data dari BPS, dalam penelitian berjudul “Menelusuri Jejak Childfree di Indonesia”.
Dari penelitian tersebut dihasilkan data bahwa perempuan yang berniat tak ingin punya anak, meningkat dalam 4 tahun terakhir.
Dihasilkan data bahwa sebanyak 8,2 persen wanita di Indonesia memilih tak punya anak pada tahun 2022, setara dengan 71.000 jiwa.
Survei tersebut dilakukan pada wanita Indonesia berusia 15-49 tahun yang pernah menikah, namun belum melahirkan dan tak menggunakan alat kontrasepsi.

Uniknya lagi, mayoritas perempuan yang memilih tak mau punya anak adalah mereka yang merupakan lulusan SMA. Bahkan presentase-nya juga lebih tinggi.
Pada survei tersebut dihasilkan juga data bahwa perempuan yang mengejar pendidikan lebih tinggi, khususnya mereka yang menempuh S2 dan S3, sering menunda atau bahkan tak mau punya anak.
Dari data tersebut, semakin kuat dugaan jika kesulitan ekonomi merupakan faktor utama seseorang akhirnya memilih tak ingin punya anak.
Berdasarkan data dari SUSENAS 2022, sebanyak 57% perempuan yang memilih tak ingin punya anak ternyata tak terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi.
Sementara, perempuan yang bekerja dan memilih tak ingin punya anak, umumnya bergerak di sektor perdagangan.
Trauma Masa Lalu Juga Bisa Jadi Penyebab Childfree
Namun, menurut Psikolog Dwi Surya Purwanti, M.Psi, faktor lain yang menjadi penyebab childfree adalah karena trauma masa lalu.
Khawatirnya, fenomena ini dapat berdampak negatif dalam jangka panjang.
Meski dalam jangka pendek fenomena tersebut dapat meringankan beban pemerintah karena menurunkan subsidi untuk pendidikan dan kesehatan anak, namun jangka panjangnya dapat membuat struktur demografi jadi tak seimbang.
Selain itu, jangka panjang penyebab fenomena ini juga dapat membuat pendapatan pajak negara menurun, tingginya biaya perawatan kesehatan lansia, semakin sedikitnya tenaga kerja, hingga pertumbuhan penduduk yang melambat.
Selain Indonesia, negara lain yang juga mengalami fenomena childfree diantaranya seperti Jepang, China, hingga Korea Selatan.

Di negara-negara tersebut, childfree berdampak pada menurunnya populasi dan angka kelahiran.
Hal ini berdampak serius bagi perekonomian dan kesejahteraan suatu negara.
Foto : Ilustrasi / Freepik
