Kemenag Gandeng Garuda Indonesia Angkut Jamaah dan Petugas Haji

Jakarta, GPriority.co.idKementerian Agama secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama terkait Pengangkutan Udara Jamaah Haji Reguler dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Tahun 1446 H/2025 M dengan maskapai penerbangan Garuda Indonesia. 

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief mengatakan perjanjian kerja sama ini terkait penyediaan transportasi udara bagi jemaah haji Indonesia ini dilakukan setelah melalui proses yang panjang dan cukup dinamis.

“Karena memang tahun ini Kementerian Agama harus bernegosiasi dengan tifa maskapai yang berbeda dan tiga karakter yang berbeda, dan ini sebuah pekerjaan dan pengalaman yang baru, dan juga tantangan buat kita semua,” ujar Hilman dikutip Sabtu (1/3).

Hilman menyebut setelah proses penandatanganan kerja sama ini dilakukan, pihaknya akan lebih fokus kepada hal-hal yang bersifat teknis terkait persiapan keberangkatan jamaah haji.

“Setelah proses ini kita masuk ke chapter yang baru, yang lebih ke teknis terkait persiapan jemaah seperti pengkloteran, pemvisaan, dan jadwalnya juga kita fix-kan,” kata Hilman.

Hilman pun mengapresiasi pihak Garuda Indonesia beserta jajaran atas dedikasi yang selama ini diberikan untuk melayani jemaah haji Indonesia.

“Mudah-mudahan pada haji tahun ini kita bisa bergandengan tangan dan bersama-sama mempersiapkan layanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia,” ucap Hilman.

Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani mengatakan Garuda Indonesia telah mengemban amanah sebagai penyedia layanan penerbangan bagi jemaah haji Indonesia selama tujuh periode sejak 1995.

“Kepercayaan tersebut akan terus kami jaga untuk memastikan kelayakan penerbangan yang senantiasa memprioritaskan aspek keamanan, keselamatan dan kenyamanan pada seluruh operasional penerbangan jemaah haji Indonesia,” ujar Wamildan.

Ia menyampaikan pihaknya telah melakukan persiapan teknis mulai dari aspek armada, infrastruktur, serta petugas untuk melayani penerbangan jemaah haji tahun ini.

“Kami pastikan selaras dengan jadwal operasional penerbangan haji, kemudian memastikan target waktu penerbangan dapat tercapai, dengan senantiasa mengedepankan kenyamanan jamaah haji,” ucap Wamildan.

Di samping itu, Wamildan juga mengatakan pihaknya telah menyiapkan layanan khusus bagi jemaah haji lansia dan jemaah yang baru pertama kali berpergian dengan pesawat yang terus dioptimalkan. Hal ini dilakukan dengan menghadirkan kemudahan mulai dari penyediaan infrastruktur pendukung hingga edukasi dan sosialisasi kepada jamaah haji.

Wamildan pun menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Agama, kepada Garuda Indonesia sebagai maskapai penyelenggara pengangkutan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M.

“Melalui berbagai langkah persiapan yang kami lakukan, kami berharap penyelenggaraan penerbangan haji dapat berjalan baik dan lancar dan insya Allah dapat berjalan lebih baik dari tahun sebelumnya,” ucap Wamildan.

Tahun ini, Garuda Indonesia akan mengangkut jemaah haji Indonesia dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dengan asumsi sebanyak 90.933 orang dari total tujuh embarkasi, dengan rincian:

  • Embarkasi Aceh (BTJ) sebanyak 4.412 jamaah;
  • Embarkasi Medan (KNO) 8.398 jamaah;
  • Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) 18.223 jamaah;
  • Embarkasi Solo (SOC) 33.806 jamaah;
  • Embarkasi Balikpapan (BPN) 5.756 jamaah;
  • Embarkasi Makassar (UPG) sebanyak 15.804 jamaah; dan
  • Embarkasi Lombok (LOP) sebanyak 4.534 jmaah.

Foto: Dok. Kementerian Agama