Jakarta, GPriority.co.id– Net Zero Emission 2060 atau lebih cepat merupakan program yang perlu mendapatkan dukungan dari semua pemangku kepentingan. Tidak terkecuali PT Kilang Pertamina Internasional sebagai salah satu pelaku industri. Maka itu, Kilang Pertamina Internasional juga turut mendukung target Net Zero Emission melalui berbagai program.
“KPI berkomitmen untuk mendukung target Net Zero Emission 2060 atau lebih cepat dengan melakukan berbagai program dekarbonisasi terutama yang masuk dalam scope 1 yaitu mengurangi emisi yang berasal dari operasi kilang,” kata Corporate Secretary Kilang Pertamina Internasional Hermansyah Y Nasroen dalam keterangan resmi, Sabtu (15/3).
Kumulatif sampai Desember 2024, Kilang Pertamina Internasional berhasil merealisasikan program dekarbonisasi hingga mencapai sekitar 430 ribu Ton CO2 Eq. Pencapaian ini menurut Hermansyah dihasilkan melalui berbagai program efisiensi energi dan implementasi low carbon power dalam operasi kilang.
“Untuk meminimalisir karbon hasil pembakaran flare misalnya, KPI telah menerapkan Flare Gas Recovery System. Artinya, gas yang dihasilkan dalam proses pengolahan minyak mentah, dioptimalkan kembali pemakaiannya, sehingga yang terbakar flare semakin sedikit,” ujar Hermansyah.
Program lain yang terus dilaksanakan oleh Kilang Pertamina Internasional, jelas Hermansyah adalah mengoptimalkan pemakaian gas bumi sebagai bahan bakar utilities menggantikan refinery fuel oil.
“Gas bumi saat ini menjadi salah satu bahan bakar yang terus didorong pemakaiannya di Kilang. Bahkan KPI juga telah mempersiapkan pemakaiannya di Kilang Balikpapan yang akan menjadi kilang terbesar di Indonesia. Melalui sinergi antar Sub Holding, Pertamina telah membangun pipa gas Senipah – Balikpapan guna memastikan terpenuhinya kebutuhan gas bumi untuk mendukung operasional Kilang Balikpapan,” jelas Hermansyah.
Hermansyah meyakinkan bahwa program-program dekarbonisasi menjadi komitmen Kilang Pertamina Internasional yang akan terus ditingkatkan sesuai dengan prinsip Environmental, Social & Governance.
“Kami berharap target dekarbonisasi yang telah kami canangkan dapat tercapai dan sesuai dengan peta jalan yang sudah kami susun,” ucap Hermansyah.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menambahkan dekarbonisasi merupakan strategi Pertamina menjaga operasional bisnis eksisting demi ketahanan energi nasional yang dijalankan dengan ramah lingkungan.
“Dekarbonisasi merupakan komitmen Pertamina mendukung target Pemerintah mengurangi emisi karbon dan Net Zero Emission pada 2060,” ujar Fadjar.
Foto: Dok. Pertamina
