Jakarta, GPriority.co.id – Teknik jalan kaki 6-6-6, belakangan viral di luar negeri. Teknik tersebut dinilai dapat menjadi alternatif untuk rutinitas kebugaran harian. Selain itu, bagi mereka yang punya jadwal padat sehari-harinya, teknik jalan kaki ini juga lebih fleksibel.
Teknik jalan kaki 6-6-6 melibatkan jalan cepat selama 60 menit setiap hari, mulai pukul 6 pagi atau 6 sore dengan pemanasan selama 6 menit dan pendinginan selama 6 menit.
Mereka yang sudah menjalankan teknik jalan kaki 6-6-6 tersebut, mengatakan jika olahraga ini dilakukan dalam intensitas rendah dan tanpa memerlukan peralatan apa pun. Selain itu juga mudah untuk dilakukan.
Meski jalan kaki 10.000 langkah setiap hari menjadi pedoman yang banyak dilakukan dalam sehari-hari, namun berjalan kaki selama 60 menit dapat dengan mudah mencapai 5.500 langkah. Bahkan penelitian baru menyebut jika berjalan 5.000 langkah dalam waktu tiga kali seminggu selama dua tahun, dapat menambah tiga tahun harapan hidup seseorang dan menurunkan biaya pengobatan ke rumah sakit hingga 13 persen.
Di media sosial, teknik jalan kaki 6-6-6 banyak didukung karena disebut sebagai alternatif olahraga yang sederhana, mudah, serta cepat untuk menurunkan berat badan. Selain itu juga dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Olahraga ini juga bisa dilakukan baik di luar ruangan, atau di dalam ruangan dengan menggunakan treadmill.
Keistimewaan teknik jalan kaki 6-6-6 adalah dirancang agar sesuai dengan gaya hidup apa pun. Bagi mereka yang bangun pagi dengan semangat dan penuh semangat, pukul 6 pagi adalah waktu yang tepat, sementara bagi mereka yang ingin bersantai setelah seharian bekerja, pukul 6 sore adalah waktu yang tepat.
“Jalan pagi membuat Anda terpapar cahaya alami, yang dapat mendukung tidur lebih nyenyak di malam hari, sementara jalan sore membantu mengurangi stres akibat aktivitas seharian,” ujar Matt Dustin, spesialis latihan korektif NASM.
Menurut Kementerian Kesehatan sendiri, orang dewasa disarankan untuk setidaknya melakukan olahraga dalam 150 menit per minggunya. Teknik jalan kaki ini juga diklaim dapat membantu pencernaan hingga meningkatkan suasana hati.
Bagi yang ingin mengatur berat badan, teknik ini juga dapat dilakukan. Rutin jalan kaki juga dapat meningkatkan kepadatan tulang, memperbaiki resistensi insulin, mengurangi tekanan darah, hingga meningkatkan sirkulasi dan memperkua jantung.
Namun untuk meningkatkan kesehatan secara maksimal, para ahli menyarankan untuk mengkombinasikannya dengan latihan beban dalam 2-3 hari per minggunya.
