Tidur Pakai Anting Dapat Mempercepat Penuaan, Ini Faktanya

Menggunakan anting saat tidur ternyata tidak baik untuk kesehatan dan disebut dapat mempercepat penuaan/Foto : Ilustrasi Dok. iStock Menggunakan anting saat tidur ternyata tidak baik untuk kesehatan dan disebut dapat mempercepat penuaan/Foto : Ilustrasi Dok. iStock

Jakarta, GPriority.co.id – Dr. Samantha Ellis, seorang dokter kulit dari Amerika Serikat menyebut jika tidur pakai anting dapat mempercepat penuaan.

“Seiring bertambahnya usia, cuping telinga kita akan semakin kendur, semakin longgar, dan jika Anda mengenakan perhiasan seperti anting, hal itu dapat menjadi masalah,” ujarnya dalam salah satu postingan video di TikToknya.

Ellis mencatat, masalah ini biasanya tidak akan nampak sampai seseorang mencapai usia 40 tahun ke atas. Kendati demikian, Ellis membagikan trik agar cuping telinga anda dapat tetap kencang, hanya dengan satu trik cepat.

“Hal termudah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah peregangan dini pada lubang telinga Anda adalah dengan tidak tidur dengan memakai anting-anting,” katanya.

Kendati demikian, hal ini tidak berlaku untuk tindikan di telinga bagian atas, di mana tulang rawannya lebih kuat. Oleh karenanya, jika tidur dengan menggunakan anting di area tersebut, tidak akan mengganggu.

“Yang saya maksud adalah memakai anting-anting pada cuping telinga yang longgar malam demi malam, tahun demi tahun, yang menyebabkan tekanan dan tekanan yang tidak perlu pada lubang tindik dan menyebabkannya meregang lebih cepat dari yang seharusnya,” jelasnya sambil menarik cuping telinganya yang tidak memakai anting.

Pakar lain berpendapat bahwa selain meregang karena mengenakan anting saat tidur, cuping telinga secara alami juga akan membesar seiring bertambahnya usia.

“Secara umum, seiring bertambahnya usia, cuping telinga seseorang akan semakin besar,” ujar dokter bedah plastik asal New York, Dr. Stafford Broumand.

Namun, bagi seseorang yang cuping telinganya telah longgar akibat penggunaan anting secara berlebihan, terdapat perawatan yang menyuntikkan cairan volume ekstra pada cuping telinga. Berbeda dengan prosedur filler wajah, suntikan telinga jarang menimbulkan masalah. Meskipun ada risiko kecil mengenai pembuluh darah yang dapat menghambat pergantian sel.

“Tetapi Anda tidak akan kehilangan pendengaran,” ujar Dr. Melissa Doft, seorang ahli bedah plastik di Uptown.