Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan maksud Presiden Prabowo Subianto yang mengatakan bahwa demonstrasi yang berlangsung di Indonesia beberapa hari terakhir, hingga mengakibatkan kericuhan, telah mengarah ke tindakan anarkis bahkan makar.
Dia menyebut, Prabowo memberikan gambaran secara luas mengenai situasi yang terjadi.
“Kita tidak boleh berandai-andai. Presiden memberi satu gambaran yang luas. Baik situasi dalam keadaan baik maupun situasi dalam keadaan tidak baik,” ujar Sjafrie dilihat dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Senen (1/9).
Oleh karena itu, ia meminta semua pihak untuk tidak menafsirkan berlebihan pernyataan Prabowo tersebut.
Menurut Sjafrie, pernyataan Prabowo hanya dimaksudkan sebagai peringatan kepada semua pihak agar tetap waspada.
“Jadi teman-teman tidak usah memberikan suatu interpretasi terhadap apa yang disampaikan beliau Bapak Presiden ini adalah atensi kepada kita semua untuk tetap waspada,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan gelombang aksi demonstrasi yang berlangsung di sejumlah wilayah di Indonesia telah menunjukkan gejala pelanggaran hukum hingga makar dan terorisme.
Hal itu disampaikan Prabowo usai melakukan diskusi dengan Ketua Umum (Ketum) partai politik serta pimpinan MPR, DPR, dan DPD RI di Istana Negara, Minggu (31/8).
“Namun kita tidak dapat pungkiri bahwa sudah mulai kelihatan gejala adanya tindakan-tindakan di luar hukum, bahkan melawan hukum, bahkan ada yang mengarah terhadap, mengarah kepada makar dan terorisme,” kata Prabowo dilihat dari siaran langsung di YouTube Sekretariat Presiden.
Pewarta: Fifi Abdurahman
